Bermain League of Legends? Maaf, tidak, itu game anak kecil.
Streamer Twitch, Michael “Shroud” Grezsiek terkenal kerap bicara apa adanya. Ia pernah secara gamblang menyebut Wattson, karakter anyar Apex Legends di musim kedua, tak terlalu keren.
Shroud juga bikin gempar kala menyindir streamer papan atas lain, Dr Disrespect. Secara garis besar, ia berujar bahwa Fortnite yang sering dimainkan oleh Dr Disrespect adalah game konyol.
Sensasi lagi-lagi dibuat oleh Shroud yang pernah merintis karier profesional sebagai pemain CS:GO. Ia menyebut League of Legends sebagai game yang kekanak-kanakan.
“Bermain League of Legends? Itu adalah game untuk bocah. Kalian bercanda? League of Legends seperti Fortnite versi MOBA,” ujar Shroud.
Ujaran Shroud jelas merupakan opini pribadi yang sangat bisa dibantahkan, kendati League of Legends atau Fortnite memang kental bernuansa kartun yang identik dengan bocah. Menilik data pada 2017, League of Legends punya basis fans besar, mencapai lebih dari 100 juta pemain terdaftar. Di lain sisi, berdasarkan laporan CEO Epic Games, Tim Sweeney, pada Februari silam, Fortnite mampu menyedot 250 juta pemain.
Ratusan juta gamer itu tentu tak semuanya anak-anak atau kekanak-kanakan seperti yang dituduhkan Shroud.