Banyak pemain League of Legends merasa champion baru, Sett, terlalu overpower. Namun dalam pertandingan Rogue melawan Origen hari ini, Sett dimentahkan oleh draft tim Origen.

Sett memiliki daya serang yang kuat namun jaraknya sangat pendek. Dia harus dekat dengan musuh-musuhnya untuk menggunakan skill utamanya, Showstopper.

Memanfaatkan kelemahan Sett, Origen menyusun komposisi draft dengan Aatrox, Gragas, Tristana, Syndra, dan Nautilus. Draft ini memiliki jangkauan serangan yang cukup jauh dan kemampuan crowd control mumpuni.



Pertandingan ini sudah bergejolak sejak awal  dengan first blood dari Origen berkat gank brilian Andrei “Xerxe” Dragomir. Dia selalu dikenal sebagai salah satu jungler terbaik di Eropa dan kembali terbukti dengan lima assist kunci serta beberapa pertunjukan gemilang.

Perlahan tapi pasti, Origen dapatkan objektif demi objektif. Pemilihan waktu yang tepat di setiap team-fight jadi kunci kemenangan Origen.

Rogue, di sisi lain, harus kembali mengevaluasi strateginya. Mereka akan membutuhkan kemenangan saat melawan Team Vitality jika ingin tetap menjadi tim tiga besar di liga.

BACA JUGAJerAx pensiun dari ranah Dota 2