Heo “Huni” Seung-hoon bisa dianggap salah satu player istimewa di League of Legends. Playoff pada turnamen LCS split sudah menjadi langganan bagi pemain Korea Selatan itu.
Setelah sempat tampil di playoff bersama Immortals pada 2016 dan EchoFox 2018, kini ia membawa Clutch Gaming ke semifinal LCS Summer Split 2019. Ini menjadi sebuah pencapaian yang apik bagi Huni.
Meski begitu ujian mereka dipastikan berat. Huni dkk akan menghadapi salah satu unggulan juara, Liquid, di babak semifinal. Kemudian jika menang, harus melawan Cloud9 yang terlebih dahulu ke final setelah mengalahkan CLG.
Pencapaian Clutch terbilang spesial karena pada turnamen LCS spring, mereka hanya finis di peringkat kesembilan.
Pada awal turnamen summer split, Clutch sempat tampil buruk dan mengalami empat kekalahan beruntun. Beruntung, perubahan staf pelatih membuat mereka bangkit dan mencatat stat 5-2 dari tujuh laga terakhirnya. Mereka finis di peringkat kelima regular split, lolos ke perempatfinal, kemudian mengalahkan TSM di babak tersebut.
Jelang pertandingan menghadapi Liquid, Huni punya keyakinan bahwa timnya bisa mengalahkan siapapun. Ia sama sekali tak gentar dengan Liquid atau tim lainnya.
“Saya tak tahu apakah mereka santai atau tidak. Saya rasa keduanya bagus, tapi keduanya bisa dikalahkan. Kami siap bermain melawan siapapun itu,” ujar Huni dikutip Dot Esports.
Midlaner Clutch Gaming itu mengaku kemenangan melawan TSM membuktikan kualitas dari timnya. Kepercayaan diri Clutch Gaming sedang sangat tinggi.