Menurut wartawan Fomos, LCK tidak akan menjadi tuan rumah media day untuk Spring Split 2020 karena bahaya wabah virus corona.
“Riot Korea mengatakan langkah-langkah pencegahan diperlukan untuk melindungi kesehatan dan keselamatan atlet, pengunjung, dan pejabat,” ujarnya. Wartawan itu juga mengatakan bahwa “LCK akan diadakan tanpa audiensi.”
Kemarin Riot Korea mengumumkan kemungkinan menunda dimulainya LCK jika wabah koronavirus memburuk di Korea Selatan.
Situasi serupa telah terjadi sebelumnya di esports Korea Selatan. Pada 2015, grand final StarCraft II StarLeague dipindahkan ke lokasi lain di Seoul, Arena Nexon, untuk membendung risiko infeksi MERS, virus yang menewaskan 36 orang di Korea Selatan.
Wabah virus corona pertama kali ditemukan Desember lalu di Wuhan, Cina. Lebih dari 5.900 kasus terjadisejauh ini. Pemerintah Cina telah mengambil tindakan untuk mengekang virus yang telah membunuh lebih dari 130 orang. Setelah satu minggu kompetisi berjalan, LPL ditunda untuk waktu yang tidak ditentukan.
Riot Korea sebelumnya mengatakan bahwa peluncuran LCK tidak akan terpengaruh oleh wabah tersebut. Tapi situasinya sudah semakin membahayakan dan keputusan ini dapat berubah sebelum 5 Februari, ketika LCK 2020 Spring Split diluncurkan.
BACA JUGA: Ambisi besar divisi LoL Evil Geniuses
