CEO Team RRQ, Andrian Pauline, sebelumnya telah mengungkapkan bahwa dirinya akan melakukan banyak perombakan untuk divisi HOK RRQ. Kini sosok yang akrab disapa Pak AP ini pun mengungkapkan beberapa rencana yang lebih detail mengenai hal tersebut.
Ketika divisi HOK RRQ dipastikan tersingkir dari Honor of Kings Invitational Midseason 2024 yang menjadi bagian dari Esports World Cup (HOK EWC 2024) usai dikalahkan BOOM Esports dengan skor 0-3 di fase SEA Showdown di Riyadh Arab Saudi, Pak AP yang menyaksikan pertandingan tersebut tampak begitu kecewa. Dirinya pun meminta maaf kepada Kingdom atas hasil tersebut dan berjanji akan melakukan perombakan.
Kekecewaan ini dirasakan oleh Pak AP bukan tanpa sebab. Pasalnya mereka telah melakukan banyak hal sebagai bagian dari persiapan tim semaksimal mungkin, tetapi hasilnya jauh dari harapan. Hal ini menjadi alasan mengapa dirinya langsung mencanangkan perombakan pada divisi HOK RRQ.
“Kemarin, khususnya yang di Riyadh, saya super kecewa karena persiapannya itu sudah benar-benar serius dan kami siapkan dengan baik, tetapi karena ada satu dan lain hal jadinya tidak maksimal. Kami dari manajemen sudah menyiapkan beberapa langkah-langkah ke depan untuk perbaikan. Secepatnya!” kata Pak AP kepada ONE Esports.

“Baik dari sisi pemain dan pelatih, semua akan saya evaluasi. Kalau harus semuanya saya ubah, ya semuanya,” tuturnya.
Dengan kata lain, Pak AP dan manajemen tidak akan pandang bulu kepada semua member yang ada di dalam divisi HOK RRQ. Siapa yang dianggap tidak bisa perform sesuai harapan akan tersingkir dari dalam tim.
| BERITA TERKAIT |
| Team RRQ gagal ke HOK EWC 2024, Pak AP: Akan ada perombakan! |
| Tier list Hero HOK terbaik tiap role dari Zeys |
| Momochan: Saya ingin lihat Lemon ke HOK |
Pak AP targetkan punya fondasi divisi HOK RRQ yang mantap di 2025

Mengenai perubahan di kubu divisi HOK RRQ ini, Pak AP tampak sangat realistis dalam melakukannya. Dirinya percaya bahwa perombakan yang akan dilakukan ini tidak akan serta-merta membuat timnya langsung bisa bersaing dengan tim mana pun, meski hal itu yang akan menjadi tujuan utama mereka.
Dalam melakukan perombakan ini, Pak AP mengaku hal ini akan terus dilakukan secara berkala dari waktu ke waktu. Selama timnya masih belum bisa dianggap memuaskan dan mampu bersaing di level tertinggi, perubahan akan terus dilakukan.

“Akan ada perubahan dalam waktu dekat, tetapi bukan berarti ini adalah perubahan final (terakhir). Akan terus berubah seiring dengan hasil-hasil yang telah kami capai nantinya. Kalau masih kurang bagus, akan kami ubah terus,” ujar Pak AP kepada ONE Esports.
“Karena bagi saya, cukup bodoh jika kami tahu timnya masih jelek dan didiamkan (dibiarkan). Saya tidak mengerti logika berpikirnya (tentang hal itu) seperti apa. Pastinya harus ada perbaikan. Apakah perbaikannya besar atau kecil, itu semua kan tergantung kondisi,” tuturnya.

Meski perubahan akan terus dilakukan, setidaknya Pak AP sudah memiliki target awal untuk bisa memiliki divisi HOK RRQ yang kuat, setidaknya dalam hal fondasi awal. Setidaknya di awal 2025, hal ini sudah bisa mereka capai melalui serangkaian perubahan yang dilakukan.
“Saya ingin tim ini bisa bertahan untuk 2 hingga 3 tahun ke depan. Terlalu naif jika saya bilang akan membuat tim dalam 1-2 minggu. Itu benar-benar omong kosong,” kata Pak AP.
“Jadi buat semua Kingdom dan komunitas HOK yang mengharapkan perbaikan, saya sedikit-banyak minta waktu lah. Karena kan scene-nya baru, player-nya juga belum terlalu banyak. Tapi kami sudah menargetkan bahwa tahun depan (2025) sudah benar-benar memiliki fondasi yang mantap,” tuturnya.

Menarik untuk dinantikan akan seperti apa perubahan yang bakal dilakukan manajemen untuk divisi HOK RRQ. Bukan tidak percaya proses bersama player dan pelatih yang ada, tetapi jika dapat mempercepat proses melalui perubahan, mengapa tidak?
Ikuti akun resmi ONE Esports di Facebook, Instagram dan TikTok untuk mendapatkan kabar terkini esports, hasil pertandingan, gosip transfer dan update harian lainnya.
BACA JUGA: HOK Indonesia Roadshow 2024 hadir di 12 kota