Blacklist International sebagai satu-satunya wakil Filipina yang tersisa di Honor of Kings Championship alias HOKC 2024 sudah harus gugur di perempat final lower bracket. Meski demikian, mereka masih merasa sebagai tik yang lebih baik ketimbang wakil-wakil Indonesia.
Pada pertandingan knockout stage yang digelar di Lippo Mall Kemang, Jumat (25/10), Blacklist harus menyudahi perjalanan mereka di HOKC 2024 setelah ditundukkan Nova Esports dengan skor 0-3. Meski demikian, raihan ini sudah terbilang bagus bagi mereka dan digelar luar prediksi banyak pihak.

Uniknya, di HOKC 2024 ini Nova Esports seakan menjadi momok menakutkan bagi wakil-wakil Filipina. Selain Blacklist, tim asal Malaysia ini juga yang memulangkan wakil Filipina lainnya, BOOM Esports, di babak perempat final lower bracket.
Hasil ini secara tidak langsung menggambarkan bahwa tim-tim HOK Filipina memang masih harus banyak improve lagi untuk bisa bersaing di scene esports HOK global. Pasalnya di posisi empat besar kini ditempati oleh tiga wakil Malaysia yaitu Nova Esports, Team Secret, dan Black Shrew Esports, serta satu tim Indonesia, Dominator Esports, yang masih tersisa untuk berebut gelar juara dunia.

Faktor wakil Filipina percaya lebih baik ketimbang Indonesia di HOKC 2024
Setelah dipastikan tersingkir, para pemain Blacklist International mengaku tetap merasa bangga dengan pencapaian tersebut. Pasalnya tidak banyak yang menjagokan mereka untuk bisa finis di peringkat 5-6 HOKC 2024.
Selain itu, support Blacklist, Chazz, bahkan mengaku bahwa timnya dan wakil Filipina lainnya masih lebih baik ketimbang Indonesia di HOKC 2024. Hal ini cukup menarik untuk dibahas, mengingat kedua negara memang memiliki rivalitas yang cukup tinggi di dunia MOBA mobile.

Faktor utama yang membuat player bernama lengkap Charles Roman Esguerra itu berani mengatakan Filipina lebih kuat dari Indonesia ini dikarenakan mereka tidak membutuhkan tenaga pemain asing untuk bisa melangkah sejauh ini.
“Saya pikir Filipina lebih kuat (ketimbang Indonesia) karena kami tidak membutuhkan player impor. Kami bisa mengalahkan mereka dengan full Filipina, jadi tentu saja kami yang lebih kuat,” tutur Chazz.
Dari tiga wakil Indonesia yang tampil di HOKC 2024, hanya Mahadewa yang tampil dengan full pemain lokal. Sementara Kagendra dan Dominator Esports menggunakan player asing di dalam timnya.

Dari tiga wakil Indonesia di HOKC 2024, hanya Dominator Esports yang mampu melangkah ke babak knockout. Sementara dua wakil Filipina sama-sama berhasil melaju, meski perjalannya tidak jauh.
Di sepanjang HOCK 2024, Blacklist sempat berjumpa dengan Mahadewa. Dalam pertarungan 5 Indonesia dan 5 Filipina ini, Chazz dkk sukses meraih kemenangan 2-0. Sementara ketika berjumpa dengan Dominator, mereka takluk 0-2.
Mungkin pertarungan full Indonesia vs Filipina menghadapi Mahadewa ini yang dijadikan Chazz sebagai tolak ukur dalam menentukan siapa yang terbaik di antara kedua negara. Jadi, pernyataan tersebut sah-sah saja dilontarkan karena memang ada benarnya.
Ikuti akun resmi ONE Esports di Facebook, Instagram dan TikTok untuk mendapatkan kabar terkini esports, hasil pertandingan, gosip transfer dan update harian lainnya.
BACA JUGA: Jadwal HOK Championship 2024, format, hasil dan cara menonton