Jungler Kagendra, Wiraww, mengungkapkan faktor yang membuat ada banyak player HOK Malaysia saat ini yang memiliki kualitas permainan tinggi ketimbang negara-negara lain kecuali Cina. Padahal server game Honor of Kings ini di Negeri Jiran tersebut baru dibuka bersamaan dengan sebagian besar negara-negara lainnya.
Game Honor of Kings sudah dirilis sejak 2015, meski game ini hanya bisa dimainkan di Cina. Sementara untuk negara-negara lainnya, game rilisan Tencent ini memiliki nama yang berbeda-beda, contohnya seperti Arena of Valor di beberapa negara termasuk Indonesia.

Sementara server global HOK baru dirilis di beberapa negara seperti Turki, Rusia, dan Arab Saudi pada Februari 2024. Sedangkan Indonesia dan negera-negara lainnya seperti Malaysia, Filipina, dan lainnya baru resmi dirilis pada 20 Juni 2024.
Pada dasarnya, HOK di Cina dan game dengan nama lain di negara lain memiliki banyak kesamaan, terutama dalam hal gameplay. Namun ada beberapa unsur yang dibuat berebeda di versi lainnya agar lebih dekat dengan audiens setempat, baik dari skin, nama hero, dan lainnya.
Karena sejak awal HOK hanya tersedia di di Cina, maka bahasa yang digunakan di dalam game hanya menggunakan Bahasa Mandarin, tanpa ada opsi untuk bahasa lainnya. Hal ini membuat gamer dari negara lain yang ingin memainkannya dan bisa masuk ke server mereka, tentu akan kesulitan untuk mengartikan banyak hal di dalam game, terutama hal-hal yang terbilang detail seperti efek skill, item, dan lainnya yang sangat penting dalam permainan MOBA.

Menurut Wiraww, faktor inilah yang membuat ada banyak player HOK Malaysia yang saat ini telah memiliki kemampuan di atas rata-rata dalam memainkan game ini, meski server mereka baru resmi dibuka bersamaan dengan negara-negara lainnya. Pasalnya, ada banyak player di Negeri Jiran yang bisa berbahasa Mandarin, bahkan menjadikan bahasa tersebut sebagai yang utama di negaranya.
Karena ada banyak player HOK Malaysia yang bisa berbahasa Mandarin, mereka bisa memahami semua hal yang ada di dalam game. Hal ini juga sudah berlangsung selama bertahun-tahun, hingga kualitas permainan mereka pun jauh lebih maju ketimbang player negara lain selain Cina.
“Kalau menurut saya kenapa tim Malaysia pada jago karena banyak player mereka yang bisa Bahasa Mandarin. Contohnya kemarin player LGD ketika di-interview Bahasa Mandarin pada bisa (menjawab), tetapi dalam Bahasa Melayu tidak ada yang bisa,” ucap Wiraww kepada ONE Esports.

“Jadi mereka itu memang sudah main HOK (server) Cina sejak lama dan mereka benar-benar fokus hanya main HOK dari dahulu. Jadi karena itulah ada banyak player jago dari Malaysia menurut saya.”
“Saya tidak tahu pastinya mereka sudah berapa lama main di server Cina. Namun saya sempat ngobrol sedikit dengan player Malaysia dan mereka memang sudah bertahun-tahun main di sana,” tuturnya.
Di ajang HOK Invitational 2024 S2 yang digelar di Kuala Lumpur beberapa waktu lalu, tim LGD Gaming MY berhasil menjadi yang terbaik mengalahkan Team Secret MY di grand final. Kedua tim ini juga diperkuat oleh 100% player HOK Malaysia di line up utamanya.

Player HOK Malaysia jago, di mana posisi Indonesia di scene kompetitifnya?

Bisa dibilang selain player Cina, saat ini scene esports dari game ini dikuasai oleh para player HOK Malaysia. Mereka sudah memainkan game ini selama bertahun-tahun, sementara player dari negara lainnya seperti Indonesia baru mulai memainkannya selama beberapa bulan setelah bisa mengakses game ini yang telah dirilis di beberapa negara seperti Turki, Rusia, dan Arab Saudi pada akhir Februari 2024.
Dengan kata lain, ada perbedaan beberapa tahun bermain antara player dari Cina dan Malaysia dengan negara-negara lainnya. Hal ini juga mengundang pertanyaan mengenai ” di mana posisi Indonesia di scene esports HOK saat ini?”

Menurut Wiraww, player Indonesia memang masih berada di bawah Cina dan Malaysia. Namun untuk menghadapi pemain dari negara lainnya, pemain berusia 22 tahun itu menilai masih bisa dibilang setara.
“Kalau menurut saya secara realistis masih di bawah Malaysia. Kalau yang nomor satu sudah jelas Cina. Namun untuk melawan (tim-tim) negara lain seperti Brasil, Prancis, Eropa (lainnya) gitu, kami masih bisa bersaing lah,” ucap Wiraww kepada ONE Esports.

Ikuti akun resmi ONE Esports di Facebook, Instagram dan TikTok untuk mendapatkan kabar terkini esports, hasil pertandingan, gosip transfer dan update harian lainnya.
BACA JUGA: Jadwal HOK Invitational Midseason 2024, format, hasil dan cara menonton