Hari kedua perhelatan LIMA Esports 2021 with Kopi Caffino Free Fire Eastern Region (Wilayah Timur) telah selesai digelar. Pertandingan yang dilaksakan dalam enam game dan tiga map tersebut berlangsung pada Minggu (4/7/2021).
Menyusul apa yang berhasil dilakukan oleh saudaranya, Universitas Hasyim Asy’ari (Unhasy)-2, kini Unhasy-1 berhasil menjadi pemuncak klasemen, sekaligus juara di LIMA Esports 2021 with Kopi Caffino Free Fire Eastern Region.

Skuat Unhasy-1 ini diisi oleh lima pemain, yaitu UNHASY_MOHAM, UNHASY_RIZKI, UNHASY_FUDIN, UNHASY_WAFIQ, dan UNHASY_CAKRA. Kelima pemain ini mampu meraih tiga Booyah! dari enam game yang mereka mainkan.
Permainan agresif, rotasi, penguasaan map yang baik, dan tentunya kerja sama tim solid menjadi penentu mengapa Unhasy-1 sukses bertengger di puncak klasemen Wilayah Timur.
Total 149 poin berhasil Unhasy-1 torehkan, dengan rincian meraih 62 placement point dan 87 kill point. Hasil tersebut merupakan raihan tertinggi di ajang ini.
Selain itu, hal ini juga menjadi bukti bahwa Unhasy-1 merupakan tim yang haus akan kill, mengingat jika di rata-ratakan, 14 kill bisa mereka raih di setiap pertandingan. Bahkan, UNHASY_FUDIN masuk menjadi Most Valuable Player (MVP) denga meraih 27 kill.
- Jangan lewatkan kesempatan sabet skin Free Fire AWM Furinkazan gratis!
- Ombac ungkap alasan pindah dari First Raiders ke Echo Esports
Unhasy-1 jadi juara usai mampu perbaiki performa
Kapten Unhasy-1 sekaligus MVP pada hari kedua, M. Syarifudin, mengaku sangat senang dengan hasil yang berhasil diraih oleh timnya. Ia mengatakan bahwa timnya mengalami kemajuan jika berkaca pada hari pertama.
“Jika dibandingkan dari hari pertama, kami mengalami kemajuan dalam hal permainan. Di hari pertama, kami bermain terlalu lepas, sehingga merusak gameplay yang ada. Namun di hari ini, terjadi kemajuan dalam hal gameplay dan tempo permainan kami,” ucap Syarifudin.
Di babak Nationals nanti, mereka akan bertemu dengan tim-tim lain dari dua region yang berbeda dan salah satunya adalah saudara mereka, Unhasy-2. Namun, Syarifudin menegaskan bahwa ia tidak akan pandang bulu ke siapapun lawannya meskipun itu saudaranya.
“Kami akan bermain sesuai dengan gameplay yang kami sepakati. Meskipun nanti kami akan bertemu dengan tim satu almamater, yakni Unhasy-2, kami tidak akan pandang bulu. Kami ingin menjadi juara,” ujar Syarifudin.
Tim terbaik lainnya di LIMA Esports Free Fire Wilayah Timur
Di posisi kedua ditempati oleh Universitas Jember (Unej-1) dengan total perolehan sebesar 74 poin. Dari enam game yang dimainkan, mereka mampu meraih dua Booyah! Total poin placement yang berhasil diraih oleh Unej-1 adalah sebesar 42 poin, sementara poin kill sebanyak 32.
Sedangkan posisi ketiga diisi oleh tim yang bahkan tidak meraih Booyah! sama sekali di enam game, yakni Universitas Tidar (Untidar) Magelang. Mereka bisa meraih tempat ketiga berkat konsistensi dalam enam game dalam meraih placement dan kill poin dengan total sebanyak 55 poin.
Lalu, di peringkat keempat, diisi oleh tim paling timur di LIMA Esports 2021 with Kopi Caffino Free Fire Eastern Region, Universitas Teknologi Sumbawa (UTS)-1.
Terseok-seok di game kedua dan kelima, mereka mampu menampilkan permainan yang baik di game terakhir sehingga tim UTS-1 duduk di peringkat keempat.
Mereka berhasil menorehkan total 52 poin di mana poin tersebut berasal dari total 32 poin placement, 20 kill, dan satu Booyah!
Meskipun hanya tiga tim yang duduk di tangga juara LIMA Esports 2021 with Kopi Caffino Free Fire, ke-12 tim terbaik dari Western dan Eastern Region akan tampil di babak Nationals yang akan dilaksanakan pada 12-13 Juli 2021.
BACA JUGA: Jars jadi kepingan terbaru dari “reset” RRQ Hades