Gelaran FFML Season 7 dimulai pada Jumat (3/3) di mana 18 tim Free Fire terbaik se-Indonesia siap untuk beradu selama 5 minggu ke depan.

Pertandingan FFML Season 7 menghadirkan berbagai pembaharuan. Mulai dari format, venue, hingga para tim peserta. Semua dilakukan untuk meningkatkan level persaingan di antara tim-tim Free Fire terbaik se-Indonesia yang nantinya siap untuk diberangkatkan menjadi wakil Indonesia di turnamen Internasional.

Kehadiran berbagai tim ternama di hari pembukaan memberikan suguhan menarik di mana mereka tampak saling mendukung dengan cara yang “menarik”.



Para pelatih mulai dari EVOS Divine, SES Alfaink, Team RRQ, ECHO Esports hingga GARSY Aphrodite memberikan argumen mereka terkait FFML Season 7.

Seperti apa perbincangan para pelatih terkait persaingan di FFML Season 7? Apakah para pelatih benar ‘saling mendukung’ satu sama lain di musim ini?


Antusiasme para pelatih warnai semangat membara kompetisi FFML Season 7

ECHO Kibaa (Kiri), SES Geday (Tengah) dan EVOS AImGod (Kanan) | Kredit: ONE Esports

Dalam konferensi pers terbuka yang diadakan oleh Garena bersama dengan para tim FFML Season 7 dan rekan-rekan media, para pelatih tampak begitu antusias melontarkan argumen mereka terkait perubahan format FFML hingga kehadiran tim-tim peserta lainnya.

Manted, selaku pelatih SES Alfaink mengungkapkan usai timnya menjadi juara ESL Pro Series 2022, ia yakin timnya siap mengklaim gelar juara FFML Season 7.

SES Alfaink, FFML Season 7, FFML, Free Fire
Kredit: Saudara Esports

“Tahun ini tanpa FFIM tidak apa-apa, tapi tim saya gagal hattrick nih jadinya,” ucap Manted. Kemudian, ia pun melontarkan sindiran dan candaan kepada Manay.

Manay pun kemudian membalas kalau tim-tim peserta bisa saja berambisi untuk menjadi juara. Tapi tak ada tim seperti EVOS yang terus abadi dalam sejarah scene.

EVOS Divine, FFML Season 7, EVOS Esports, FFML, Free Fire
Kredit: EVOS TV

“Semua tim peserta boleh berambisi mencetak sejarah baru. Tapi tetap saja EVOS Divine yang selalu diingat dalam sejarah,” balas Manay.

Pelatih lainnya juga memberi tanggapan mulai dari pelatih RRQ, Ady kemudian disambung pelatih GARSY Aphrodite, Muslih “Fayad” WR juga berambisi untuk membawa timnya menuju panggung internasional.

GARSY Aphrodite, FFML Season 7, FFML, Free Fire
Kredit: FF Esports ID

“Saya kembali untuk membawa tim saya ke panggung internasional. Kita sudah lihat bagaimana tim perwakilan Indonesia sudah berkompetisi dan belum berhasil, sekarang tugas saya untuk bisa hadir mengubah itu,” ucap Fayad.

Keseruan perbincangan para pelatih FFML Season 7 mengundang rasa humor di kalangan para tim bersama rekan media yang hadir di Studio Sepat 72, Jakarta Selatan.

FFML Season 7 akan berlangsung setiap pekan dari hari Jumat-Minggu hingga 5 minggu ke depan serta akan ada Final Day sebagai penentu tim juara. Jangan lupa datang saksikan secara langsung semua peserta bersaing menjadi yang terbaik.

Ikuti akun resmi ONE Esports di FacebookInstagram dan TikTok untuk mendapatkan kabar terkini esports, hasil pertandingan, gosip transfer dan update harian lainnya.

BACA JUGA : Jadwal FFML Season 7, hasil pertandingan dan cara menonton