Belum lama hadir di server, karakter Orion Free Fire sudah memberikan dampak yang besar terhadap pola permainan para pemain pro/non-pro.
Karakter yang bertipe penyerang dan cocok untuk rusher/orang depan ini merupakan salah satu karakter unik yang dirilis Garena untuk tahun 2023 ini.
Kemampuan yang dimiliki oleh Orion untuk bertransformasi dan berubah bentuk menjadi sebuah energi dalam bentuk bola ini membuat musuh teralihkan dan Orion Free Fire bisa dengan mudah melumpuhkan musuh yang ada di sekitarnya.
Kehadiran karakter Orion Free Fire pun mendapatkan sorotan khusus dari RRQ Ady, pelatih dari Team RRQ. Menurut Ady, Orion Free Fire termasuk karakter yang memiliki banyak nilai guna di dalam medan tempur.

“Menurut saya, kesan pertama melihat Orion itu saya bilang cukup OP ya. Menurut saya dia multitasking, maksudnya ketika dia berubah wujud menjadi bola, musuh tak bisa memberi damage kepada Orion tapi Orion bisa memberi damage kepada lawan. Menghisap HP itu lumayan bisa membuat lawan teraliihkan (ter-distract),” ucap Ady eksklusif.
Ady menambahkan kalau Orion Free Fire bisa membuat musuh membuang resource yang mereka punya misalnya peluru, healing item hingga skill aktif.

“Dalam kondisi misalnya musuh melakukan rush kemudian melawan kita menggunakan Orion itu mereka akan menerima damage dari skill dan pemain yang menghadapi Orion ketika berubah wujud membuang resource di mana tembakan yang bisa digunakan untuk memberi damage dan penetrasi, gagal menjadi nilai plus bagi pemakai Orion,” tambah dia.
RRQ Ady bicara soal plus minus Orion Free Fire, perbedaan dengan Wukong dan Chrono serta META baru FFML S8

Lebih jauh, Ady menjelaskan bahwa Orion Free Fire memiliki perbedaan signifikan dengan karakter lain di Free Fire seperti Wukong. Walau sama-sama bertransformasi, menurut Ady Orion mampu memberi tekanan kepada lawannya.
“Berbicara soal perbedaan Orion dan Wukong, bedanya itu ketika Wukong berubah wujud dia tidak bisa memberikan tekanan ke arah musuh, biasa saja dan bisa di-damage. Beda sama Orion ketika berubah wujud bisa melacak musuh itu dan itulah target yang bisa dieksekusi oleh rekan setimnya,” ungkap sang pelatih.
“Selain itu perubahan Orion juga bisa membuat musuh reflek membuang resource entah skill aktif, atau Gloo Wall itu juga nilai plus dalam teamfight.”
- META Healer Free Fire siap jadi game changer FFML S8
- Begini cara kerja Orion Free Fire, imbangi kualitas Chrono!
Menurut Ady, Orion Free Fire tidak bisa dibandingkan dengan karakter lain misalnya Chrono walau kedua karakter punya mekanisme pertahanan yang mirip.
“Kalau dibandingkan sama Chrono, jatuhnya di luar konteks. Mekanisme pertahanan Chrono itu lebih ke arah defensif. Misalnya Wukong atau Orion itu bergerak agresif untuk membuka jalan sementara Chrono sifatnya pasif. Wukong sama Orion masih relate karena sifatnya aktif ketika skill digunakan,” tambah Ady.

“Secara keseluruhan, menurut saya Orion Free Fire ataupun Chrono dan Wukong tetap punya nilai guna.”
Ady memaparkan, Orion Free Fire memiliki dampak besar terhadap pola permainan ataupun META di mode battleground. Orion bisa mendukung teamfight pengguna dengan resource yang baik dan siap untuk bertempur hingga late game.
“Orion punya dampak besar ketika teamfight, lebih tepatnya di mode battleground dalam banyak aspek bisa dibilang harus diperhitungkan mulai dari rotasi, lootingan dan lainnya. Kalau tim pengguna rotasinya OK didukung lootingan yang OK juga,” papar Ady.
“Kenapa? Karena ketika tim tersebut fight kita bilang hingga ke late game di mana mereka tidak ada yang ganggu di early tapi kalau bicara kondisi sebaliknya, Orion kurang work jika tim tidak memiliki resource yang cukup untuk survive.”
“Untuk tim dengan kekurangan dalam hal rotasi, Orion juga kurang work saya sarankan bisa pakai Homer untuk rotasi lebih wise. Jika tim mengalami mis-informasi atau mis-vision bisa terbantu skill dari Homer,” tuturnya.
“Sense of Shockwave itu membantu setidaknya dalam melakukan rotasi jadi Orion lebih bagus untuk di teamfight namun kurang untuk rotasi.”
Ady menambahkan Orion Free Fire juga bisa menjadi solusi bagi para pemain yang masih kurang dalam segi teamfight. Menurut sang pelatih, mustahil Orion tidak bisa membantu dalam teamfight kecuali jika pengguna Orion melakukan blunder.
“Kalau masih ada tim yang kurang dalam teamfight saya bilang Orion ini menjadi salah satu pengalih yang baik ke arah musuh dan itu membantu sekali. Cuma blunder (personal) sama kehokian (lawan) yang bisa membuat tim yang memakai Orion ini gagal,” ucapnya.

“Kenapa begitu? Ketika skill Orion aktif, dua hingga tiga musuh pasti terpusat ke Orion dan hal tersebut bisa dimanfaatkan rekan setim si pengguna Orion. Bukan sekedar memberi pressure tapi juga membuka jalan untuk tim.”
Dengan segala atribut serta plus minus yang dijelaskan oleh Ady sebelumnya, Orion Free Fire layak untuk masuk ke dalam META baru FFML S8.
Ady menilai jika ia bisa aja meminta anak asuhnya menggunakan Orion dibanding beberapa karakter yang dinilai masih kurang efektif.
“Orion bisa menjadi pertimbangan bagi saya tapi untuk Wukong sepertinya tidak. Wukong kurang sih untuk karakter skill aktif, Homer masih. Kalau Tetsuya juga kurang cocok karena saat rusher nge-dash bakal lost cover sama pemain ke-2, itu bahaya,” ungkapnya.

“Ada kemungkinan masuk META nanti kita lihat saja. Kita tidak pernah tahu kapan pemain pro mendapat feel dengan Orion. Orion ini juga berguna untuk menyerang psikis lawan di mana ketika mereka fokus ke Orion, ada pemain lain.”
Terakhir, Ady merekomendasikan beberapa skill karakter yang cocok untuk dipasangkan dengan Orion Free Fire di medan tempur untuk para survivors.
“Karena rekomendasinya Orion untuk orang depan, menurut saya pakai Hayato bisa ketika dia berubah dan terkena hit membuat skill aktif. Skill lainnya bisa jadi JBiebs atau mungkin Luna secara dasar cocok untuk karakter tersebut,” pungkas dia.
Ikuti akun resmi ONE Esports di Facebook, Instagram dan TikTok untuk mendapatkan kabar terkini esports, hasil pertandingan, gosip transfer dan update harian lainnya.
BACA JUGA : Mengenal karakter Sonia Free Fire, hantam lawan lewat kesempatan kedua!