Pengembang Free Fire telah bekerja keras memberikan game terbaik untuk penggemarnya. Tidak hanya konsisten menyediakan pembaruan konten, mereka juga meningkatkan kualitas lingkungan game dengan sistem anti-cheat. Hal ini dilakukan guna memastikan pertandingan yang adil dan transparan bagi semua pemain.
Menanggapi pemain yang memanfaatkan alat dan aplikasi terlarang untuk memenangkan pertempuran dan meningkatkan rank, Free Fire mengadopsi kebijakan tanpa toleransi terhadap segala bentuk cheat atau hack dari pesaingnya di genre battle royale, PUBG Mobile. Kini jika pemain ketahuan menggunakan program pihak ketiga untuk mengubah status game, mereka akan diblokir secara permanen dari game.
Dan untuk memastikan semua sadar akan potensi hukuman penggunaan cheat, Garena kerap mengeluarkan laporan ban. Dan belum lama ini sang penerbit game membagikan laporannya dalam menindak hacker dan cheater melalui media sosial mereka. Laporan ini menyebutkan jumlah cheater dalam dua minggu terakhir mencapai angka fantastis.
- Bukan Free Fire atau PUBG Mobile Lite, ini game Battle Royale ideal di HP kentang
- Detail dua pendatang baru di Free Fire, Dasha dan Rockie
Dalam dua minggu terakhir, Free Fire telah memblokir 1.255.033 akun. Dari semua akun yang terkena ban, 45 persen di antaranya dilaporkan oleh pemain. Itu berarti sistem anti-cheat menyumbang 55 persen sisanya.

Grafis di bawah ini menunjukkan analisis yang rinci dari persentase penggunaan cheat di Free Fire selama dua minggu terakhir.

Bermain satu tim dengan cheater juga bisa membuat pemain terkena ban. Garena telah memblokir 42.488 akun karena sengaja bekerja sama dengan para cheater.

BACA JUGA: Tiga karakter Free Fire terbaik yang bisa dibeli dengan coin