Grand final ESL Jagoan Series untuk game Free Fire baru saja usai. Dranix Esports dipastikan menjadi juara lewat performa memikatnya.
Sebelum babak grand final, fase kualifikasi diadakan terlebih dahulu di beberapa kota seperti Bandung dan Yogyakarta. Acara puncak dihelat di Mall of Indonesia, Jakarta, Sabtu (11/8).
Dranix yang merupakan tim dari Surabaya memperlihatkan performa paling menawan dari 12 tim yang bertanding di grand final. Mereka memperlihatkan bahwa punya kualitas lebih baik dari tim besar macam Bigetron Esports dan RRQ Fudo yang finis di peringkat kedua serta ketiga.
Berisikan Devil, Delta, Bion, dan Bay, performa terbaik Dranix terjadi di game kedua dan juga keenam dari total tujuh ronde, yang mana mereka meraih Booyah pada dua game tersebut.
Dranix hanya sekali tampil buruk di game kedua yang mana mereka pertama kali kalah dan kembali ke Lobby. Beruntung, kegagalan tersebut tak terlalu berpengaruh karena setelah itu grafik performa Devil dkk terus menanjak.
Dranix memastikan gelar juara setelah mengumpulkan poin terbanyak yakni 2005 poin. Tak hanya menjadi kampiun, tapi Dranix juga menjadi tim dengan kill terbanyak di turnamen ini.
Kemenangan Dranix membuat mereka akan tampil di turnamen Free Fire Master 2019.