EVOS Divine sebagai salah satu kekuatan besar dalam scene kompetitif Free Fire Indonesia adalah salah satu tim kualitas dunia yang saat ini begitu mendominasi baik di scene domestik dan juga internasional.

Sejarah membuktikan sebagai tim yang pertama kali menjadi juara turnamen Free Fire dunia tersebut mereka cukup disegani.

Sebagai tim yang cukup solid, setiap musim mereka tidak pernah melakukan pergantian pemain. Perubahan besar di akhir 2019 sudah menjadi awal kejayaan mereka kala Street (Muhammad Faiq) dan Abu bergabung dengan pasukan Macan Putih.

Benar saja, usai pergantian terakhir di penghujung 2019 EVOS Divine kebanjiran rejeki. Namun, dinasti kemenangan baru dimulai saat mereka ‘buka puasa’ pada FFIM 2020 Fall dimana EVOS berhasil keluar sebagai juara. Keberhasilan tersebut berlanjut bahkan hingga 3 seri FFIM selanjutnya.



Akan tetapi, kegemilangan di scene domestik menjadi antiklimaks kala EVOS tertatih dalam meraih gelar internasional mereka. Nyaris dalam berbagai turnamen internasional dalam 2 tahun terakhir mereka tidak berhasil meraih gelar internasional kembali sejak 2019, not even close.

Hal ini kemudian mengundang rasa penasaran banyak pihak, khususnya EVOS Manay. Ia sebagai pelatih tentu harus memikirkan jalan keluar atas kebuntuan yang dialami oleh timnya. Apakah mungkin harus ada regenerasi selanjutnya?

Free Fire, Bion, EVOS Divine
Kredit: EVOS Esports

Sebagai jawaban atas pertanyaan tersebut, Manay pun mulai mengeksekusi rencananya untuk melakukan regenerasi di dalam tubuh EVOS Divine. Abi “Bion” sang ‘raja granat’ dihadirkan dari IOG Esports dan juga Akbar “AbaaaX” sang predator muda berbakat didatangkan dari DG Esports sebagai tenaga baru untuk menambah daya gedor EVOS.

EVOS Divine
Kredit: EVOS Esports

Walau belum bersinar saat PPE Free Fire 2021 dimana EVOS tidak berhasil meraih gelar juara, pada FFML S5 Divisi 1 ambisi mereka terbayar lunas. Menjadi juara FFML format baru dan langsung melesat menuju FFWS 2022 Sentosa Finals adalah bukti bahwa regenerasi mereka terbilang sukses dengan kehadiran 2 mega bintang Bion dan AbaaaX.

EVOS DIvine
EVOS Divine as FFML S5 Divisi 1 Champion | Kredit: ONE Esports (Cristian WS)

Kini, menatap FFWS 2022 Sentosa Finals nantinya apakah EVOS Divine siap membuktikan kematangan proses regenerasi yang telah mereka lakukan selama ini? Check this out.


Bertarung tanpa Street dan Kenzoo di FFWS 2022 Sentosa, ini jawaban Manay selaku pelatih EVOS Divine

Menuju FFWS 2022 Sentosa Finals, EVOS Divine diketahui tidak membawa serta 2 pemain andalan mereka yakni Street dan juga Kenzoo dimana keduanya adalah pemain support merangkap 2nd rusher. Dengan 4 pemain utama yakni SAM13, MR05, Bion dan AbaaaX apakah kini regenerasi EVOS Divine sudah cukup matang?

Tentu, ada alasan dibalik tindakan yang mungkin tergolong ‘riskan’ tersebut. Akan tetapi, Manay sebagai pelatih berkualitas dan berpengalaman punya jawaban tersendiri.

Dalam video vlog di kanal YouTube bersama Adrian “Elhaya”, Manay menyebutkan bahwa alasan Street dan Kenzoo tidak disertakan di dalam roster FFWS 2022 Sentosa Finals adalah karena keputusan pribadi yang ia nilai adalah jalan terbaik bagi EVOS.


https://www.youtube.com/watch?v=Clh6Yw5T2rE&t=965s


“Ini nih, klarifikasi, pertanyaan beberapa netizen, saya bingung ‘bang, kenapa Bion dan AbaaaX main tapi Street dan Kenzoo ga main?’, menurut saya itu adalah keputusan terbaik yang sudah saya ambil untuk kebaikan bersama,” ujarnya.

Manay selaku pelatih pun memohon dukungan dari semua penggemar khususnya EVOS Fams atas apa yang telah ia lakukan, karena semua itu sudah dipertimbangkan dengan baik dan matang.

“Mohon, kalian (penggemar & EVOS Fams) tetap percaya pada bagaimanapun kami nantinya karena saya tentu menginginkan yang terbaik bagi tim,” sambungnya.

Ia meminta para penggemar dan EVOS Fams untuk tidak membuat kisruh mengenai absennya Street dan Kenzoo dalam ajang FFWS 2022 Sentosa.

EVOS DIvine - FFIM 2021 Fal
EVOS Divine as FFIM 2021 Fall Champion | Kredit: FF Esports ID

“Absennya mereka bukan berarti saya atau tim (EVOS) melupakan jasa baik mereka selama ini, saya lebih mengapresiasi setiap kritik yang membangun untuk kebaikan tim bukan malah membuat kisruh dan jadi mengaburkan fokus tim di babak finals nanti,” pungkasnya.

Sebagai pemain yang hampir 3x mengikuti gelaran kompetisi internasional bersama EVOS, tentu Street dan Kenzoo merupakan pemain berkualitas. Absennya mereka bukanlah karena kualitas Bion dan atau AbaaaX berada di atas mereka namun faktor historis/sejarah juga menjadi latar belakang keputusan yang diambil oleh Manay.

EVOS Capital FFWC 2019
EVOS Capital FFWC Champion 2019

Semoga dengan adanya perubahan ini, EVOS Divine dapat lebih berfokus dan memaksimalkan diri pada babak finals FFWS 2022 Sentosa dan dapat meraih prestasi terbaik menjadi juara seperti pada FFWC 2019 Bangkok. Good luck EVOS Divine!

BACA JUGA : Daftar juara FFWS (Free Fire World Series), inilah tim terbaik Free Fire di dunia!