Piala Dunia Fortnite perdana dipastikan berakhir. Perhelatan ini ditutup dengan kepastian juara Kyle “Bugha” Giersdorf di nomor solo.

Pertandingan solo di Piala Dunia Fortnite, Minggu (28/7) di Arthur Ashe Stadium, New York, waktu setempat adalah puncak dari acara ini. Sebelumnya sempat diadakan perlombaan khusus selebriti dan nomor duo.

Kemenangan ini jelas begitu spesial bagi bocah 16 tahun tersebut. Tak hanya karena total hadiah US$3 juta (Rp42 miliar) yang didapatinya, tapi juga predikat player terbaik Fortnite dunia melebihi para streamer-streamer top. Bugha mengakhiri turnamen dengan raihan poin tertinggi yakni 59 poin.

Meski mendapat banyak uang, Bugha mengaku akan menabung sebagian besar dari hadiahnya itu.

“Saya hanya ingin meja baru, mungkin meja untuk trofi juara ini,” katanya dikutip BBC.

Bugha bisa dibilang sosok yang begitu santai. Bisa terlihat dari ekspresi wajahnya di game terakhir yang tersenyum kala membunuh para rival.

Piala Dunia Fortnite memecahkan rekor prize pool tertinggi dalam sejarah esports yakni mencapai US$30 juta. Namun, hal tersebut sudah dipastikan bakal pecah pada turnamen The International Agustus nanti.