Tergabung di grup berat bersama Secret, Vici Gaming berhasil lolos ke Upper Bracket setelah kalahkan Beastcoast 2-0.
Hector “K1” Rodriguez kembali gunakan hero andalannya, Wraith King. VG di sisi lain, gunakan Life Stealer sebagai carry. K1 alami kesulitan saat laning, namun berhasil bangkit setelah dapatkan Ultra Kill pada team-fight di junggle Dire.
Saat Beastcoast lakukan serangan ke base VG, K1 melakukan kesalahan dengan dive yang terlalu dalam. Tak mau lepaskan kesempatan, VG secara perlahan bangkit dan keluar sebagai pemenang game pertama.
- Tim Secret resmi berpisah dengan MidOne
- Kenny “Xepher” Deo: Pemain Dota 2 Indonesia tidak kalah gemilang dari pemain Eropa
Game kedua, VG kendalikan keadaan pertandingan sejak awal. Mereka berhasil unggul di setiap lane. K1 yang lagi-lagi gunakan Strength hero, tak mampu selamatkan timnya yang sudah tertinggal jauh. Kunci kemenangan VG di pertandingan kali ini adalah sang carry Zhang “Eurus” Chengju. Gunakan Ember Spirit, Zhang kerap kali berhasil menggiring hero lawan sehingga VG bisa menang dengan mudah.
Sebenarnya VG datang ke Leipzig Major sebagai salah satu favorit juara, oleh karena itu lolosnya VG ke Upper Bracket bukanlah hal yang mengejutkan.
BACA JUGA: Top 3 Midlaner Dota 2019
