Pengembang Dota 2, Valve, telah mengungkapkan bahwa mereka akan segera merilis hero baru pada akhir November 2020. Selain itu, pihaknya juga mengaku akan mengubah siklus perilisan hero baru dan update menjadi lebih konstan ketimbang sebelumnya.
Kabar ini diungkapkan oleh Valve melalui posting-an terbaru di blog mereka. Selain siklus perilisan hero, mereka juga akan peningkatan sistem matchmaking untuk rank di musim yang baru.
Valve mengakui bahwa mereka “tahu komunitas cenderung mengharapkan hero baru di musim gugur pada setiap tahunnya.” Selain itu, seperti biasa Valve selalu menghadirkan hero baru setelah gelaran The International (TI) selesai digelar, di mana pengumumannya biasa mereka ungkapkan di tengah-tengah ternamen terbesar itu yang terjadi pada Agustus pada setiap tahunnya.
Terakhir kali Valve merilis hero terbaru, Void Spirit dan Snapfire, pada November 2019 melalui Outlanders Update yang hadir dengan size besar yang sebelumnya mereka ungkapkan di TI9 di Shanghai, Cina, pada Agustus 2019.

- Sebenarnya Valve bisa saja menggelar TI10 tahun ini, tapi…
- Seluk beluk Underlord, hero Dota 2 dengan winrate tertinggi di patch 7.27 d
Dengan ditundanya TI10 akibat pandemi COVID-19 dan baru akan digelar pada Agustus 2021, sebagian besar komunitas Dota 2 bertanya-tanya tentang tradisi merilis hero baru. Namun, kini Valve telah menjawab mengenai hal ini.
“Baru-baru ini kami berpikir untuk mencoba pendekatan baru dalam hal pengembangan game secara keseluruhan selama tahun ini, ketimbang hanya menghadirkan sebagian besar konten dan pembaruan yang berpusat di sekitar The International. Kami berharap konten yang stabil akan terbukti lebih menarik bagi pengguna daripada pendekatan sebelumnya,” kata Valve.
Kita nantikan saja seperti apa sosok hero baru yang akan dirilis oleh Valve ke dalam Dota 2 untuk bergabung dengan 119 hero lainnya yang sudah ada saat ini.
BACA JUGA: Inilah roster Dota 2 resmi dari super team China “4AM”