Valve Corporation sebagai developer dan publisher Dota 2 telah mengeluarkan update baru untuk membuat matchmaking menjadi lebih berimang serta menindak tegas para pemain denga perilaku buruk dan akun-akun smurf.
Pada update baru ini, Valve akan menghadirkan gelombang larangan bermain bagi player yang memiliki skor rendah dalam berprilaku akibat melanggar Steam Service Agreement dengan membeli akun untuk meningkatkan peringkat mereka dan kedapatan mengeksploitasi sesuatu di dalam pertandingan.
Bagi pemain yang kedapatan melakukan pelanggaran, Valve juga akan mengeluarkan gelombang larangan pemain mingguan tanpa pemberitahuan.
Bahkan larangan ini juga akan mencakup pemblokiran secara permanen dari nomor telepon yang terkait dengan akun bersangkutan untuk mencegah mereka mengakses matchmaking di mode rank.
- Evil Geniuses boyong Abed dan RAMZES666, S4 dan SumaiL jadi korban
- Enam peserta TI9 sudah setuju ikuti ONE Dota 2 Singapore World Pro Invitational
Selain itu, update ini juga bertujuan untuk mengurangi penggunaan smurfing atau pemain yang menggunakan akun berbeda dengan peringkat yang jauh lebih rendah dari akun utama mereka.
Akun alternatif ini sering digunakan oleh pemain profesional yang ingin bermain secara anonim atau untuk menghindari waktu antrian panjang di rank tinggi.
Dalam hal fokus pengembangan untuk menjdi lebih baik, kami telah menghabiskan lebih banyak waktu dari biasanya untuk fokus pada kualitas matchmaking. Kami percaya hal ini adalah sesuatu yang paling tepat untuk membuat pengalaman bermain yang lebih baik bagi semua pemain,” tulis ofisial Valve dalam posting-an di blog mereka.
Perubahan ini akan dilakukan secara bertahap selama dua hari ke depan dengan kalibrasi peringkat untuk musim baru akan dimulai pada Kamis, 19 September 2019.
BACA JUGA: Gemik sempat dihubungi untuk latih timnas Mobile Legends Indonesia