Dota Pro Circuit (DPC) 2021: SEA Upper Division akan segera menyelesaikan pertandingan pekan keempat pada Sabtu (13/2/2021). Sejauh ini, Neon Esports secara mengejutkan mampu mendominasi persaingan bersama tim-tim besar Dota 2 Asia Tenggara lainnya.
Sejauh ini, Neon Esports telah melakoni lima pertandingan menghadapi BOOM Esports, 496 Gaming, TNC Predator, Execration, dan Vice Esports. Dari semua pertandingan tersebut, Neon berhasil memenangi semua pertandingan, meski tiga di antaranya berakhir dengan skor 2-1.
Hal ini membuat Neon Esports berhasil mempertahankan posisi mereka di puncak klasemen sementara, bahkan telah memastikan diri lolos ke turnamen major pertama musim ini, ONE Esports Dota 2 Singapore Major 2021.
Hasil yang didapat Neon Esports ini tentu sangat mengesankan bagi komunitas Dota 2 di Filipina dan juga SEA. Hal ini juga berlaku bagi CEO organisasi mereka, Robert Campbell. Bahka ia sampai mengatakan bahwa tim “sudah pasti lolos” ke Singapore Major, yang akan berlangsung dari 27 Maret hingga 4 April 2021.
Ungkapan dari Campbell ini cukup masuk akal karena akan ada tiga tim dari DPC 2021: SEA Upper Division yang berkesempatan untuk tampil di ONE Esports Singapore Major 2021. Tim di peringkat pertama akan langsung lolos ke playoff, runner-up akan bertanding di fase grup, sementara tim di posisi ketiga akan mendapat tiket wildcard.
Meski kemungkinan besar sudah akan lolos dan sejauh ini telah berada di puncak klasemen, Neon Esports tentu tidak ingin melepas kesempatan mereka untuk lolos langsung ke babak playoff ONE Esports Dota 2 Singapore Major 2021. Namun untuk mendapatkan itu semua, mereka masih menyisakan dua pertandingan sisa.
Hal paling menarik akan terjadi pada pekan kelima DPC 2021: SEA Upper Division, di mana Neon Esports akan dipertemukan dengan Fnatic pada Kamis (18/2/2021).
Kemenangan dari pertandingan ini akan memastikan mereka menjadi pemuncak klasemen akhir. Namun jika mereka kalah, apalagi dengan skor telak 0-2, posisi mereka akan terancam. Mereka juga harus kembali berjuang saat berjumpa T1 pada pertandingan terakhir dan berharap Fnatic takluk atau gagal meraih kemenangan telak dari TNC Predator di pekan terakhir.
- Inilah kisah pelatih asal Kanada yang membawa BOOM Esports bersinar di kancah Dota 2
- Permainan super agresif OG tak mampu dibendung Nigma
Sebelum dimulainya DPC 2021, Neon Esports telah membuat beberapa perubahan besar pada roster mereka dengan menambahkan eks player carry milik Adroit Esports, John “Natsumi-” Vargas. Pergeseran ini menyebabkan kapten Neon, Andrei “skem” Ong, mengambil alih role support Posisi 4. Selain itu mereka juga memindahkan Prieme “PlayHard” Maque menjadi seorang offlane.
Meski sempat mengalami pergeseran role, semua pemain Neon langsung mampu tampil baik dan sejauh ini mampu meraih kesuksesan, hingga memiliki rekor tak terkalahkan. Selain itu Neon juga terkenal karena sering menggunakan META yang tak biasa pada turnamen online tahun lalu yang tetap mereka lanjutkan pada DPC sekarang.
Mereka sering membuat pusaing lawannya dalam permainan dengan memilih hero yang tidak sesuai dengan META pada patch 7.28b, seperti Troll Warlord sebagai support misalnya saat menghadapi TNC Predator di pekan kedua lalu.
Menarik untuk dinantikan seperti apa sepak terjang Neon Esports di sisa pertandingan yang ada, dan tentu saja seperti apa mereka akan bersaing dengan tim-tim dari region lainnya di ONE Esports Dota 2 Singapore Major 2021.
BACA JUGA: ONE Esports dan PGL persembahkan turnamen Major pertama untuk DPC 2021