Selama tiga pekan Upper League Dota Pro Circuit di kawasan Asia Tenggara berjalan, Neon Esports telah mendominasi klasemen dengan rekor pertandingan 4-0 dan catatan game 8-3.

Skuat Filipina ini meraih dua kemenangan besar atas pesaing kuat BOOM Esports dan TNC Predator di awal kompetisi. Mereka melanjutkan rentetan kemenangan mereka dengan mengalahkan 496 Gaming and Execration.

Hasil pertandingan Neon Esports yang mengesankan dan mengejutkan ini membuat CEO organisasi tersebut, Robert Campbell, mengatakan bahwa tim tersebut “sudah pasti lolos” untuk Singapore Major, yang akan berlangsung dari 27 Maret hingga 4 April 2021.

Meski masih ada tiga minggu tersisa, Neon Esports telah mengukuhkan posisinya di puncak klasemen sebagai satu-satunya tim yang belum pernah kalah. Fnatic, tim yang berada tepat di belakang mereka saat ini memiliki mengantongi 2 kemenangan dan 1 kekalahan.



Di Upper League DPC wilayah Asia Tenggara, ada tiga slot Major yang akan diperebutkan. Ini yang membuat Campbell yakin Neon Esports sudah pasti lolos ke Singapore Major. Juara pertama Upper League DPC SEA akan langsung menuju babak Playoff Utama, tim runner-up akan maju ke babak grup, dan juara ketiga akan mengikuti kualifikasi Wild Card.

Sebelum musim DPC 2021 dimulai, Neon Esports membuat beberapa perubahan besar pada roster mereka, dengan penambahan mantan pemain carry Adroit Esports John “Natsumi-” Vargas. Pergeseran ini menyebabkan kapten Neon, Andrei “skem” Ong beralih peran ke support 4. Tim, juga, memindahkan Prieme “PlayHard” Maque ke peran offlane.

Semua pemain Neon langsung meraih kesuksesan dalam peran baru mereka, itulah sebabnya saat ini mereka memiliki rekor tak terkalahkan. Neon terkenal karena pemilihan draft yang gila di masa turnamen online tahun lalu, dan mereka melanjutkan tren itu di DPC. Mereka sering mengecoh lawannya dengan memilih hero yang tidak sesuai dengan meta 7.28b, seperti support Troll Warlord saat melawan TNC Predator.

Neon Esports memiliki tiga pertandingan tersisa di jadwal mereka, menghadapi sesama skuad Filipina ‘Vice Esports’, favorit juara turnamen ‘Fnatic’, dan skuad ‘T1’ yang dihuni mantan roster Geek Fam.

BACA JUGA: Inilah kisah pelatih asal Kanada yang membawa BOOM Esports bersinar di kancah Dota 2