Tim Dota 2 papan atas dunia asal Filipina, TNC Predator, sukses melangkah ke babak semifinal upper bracket turnamen major pertama pada Dota Pro Circuit (DPC) 2019-2020, MDL Chengdu Major, setelah berhasil mengalahkan Alliance.
Pada pertandingan yang digelar di Chengdu Century City New International Convention & Exhibition Center, Cina, pada Senin (18/11/2019), TNC Predator sukses mengalahkan Alliance dengan skor 2-1.
Pada game pertama, Alliance sukses memenangi pertarungan dengan berhasil melakukan tekanan secara terus-menerus kepada para pemain TNC Predator.
Setelah berhasil unggul dalam hal net worth dan level hero yang cukup signifikan, Alliance berhasil memenangi pertandingan setelah sukses menciduk satu per satu dari para pemain TNC Predator, meski tidak bisa mengakhiri pertandingan dengan cara yang mudah.
TNC Predator baru menyerah setelah mereka kehabisan Glyphs of Fortification dan buyback yang membuat Alliance berhasil merebut game pertama.
- Bikin comeback gemilang lawan RRQ, EVOS ID raih gelar juara dunia M1
- Moonton pastikan bakal gelar M2 dan Indonesia jadi tuan rumah
Sementara pada game kedua, TNC Predator memiliki fase laning yang jauh lebih baik hingga membuat mereka mampu menjatuhkan hero lawan lebih cepat ketimbang Alliance yang menjadi perbedaan paling mencolok di antara kedua tim sepanjang pertandingan.
Dominasi dari TNC Predator yang tidak bisa lagi diimbangi ini membuat Alliance memilih menyerah saat pertandingan baru memasuki menit ke-36.
Sementara pada game ketiga atau penentuan, TNC Predator kembali mendominasi pertandingan, meski sempat melakukan blunder saat ingin mencuri Roshan dari tangan Alliance yang berujung pembantaian bagi tim mereka.
Namun, TNC Predator ternyata berhasil bangkit setelah beberapa pemain mereka berhasil mendapatkan item yang dibutuhkan. Sementara di pihak Alliance, mereka seakan tidak dapat menemukan celah untuk bisa memenangi pertarungan.
Hasil ini membuat TNC Predator berkah melaju ke babak semifinal upper bracket MDL Chengdu Major untuk menghadapi pemenang antara Team Liquid vs J.Storm yang baru digelar setelah pertandingan ini.
Sementara bagi Alliance, kini mereka akan menghadapi perjalanan panjang nan terjal di lower bracket yang diawali dengan pertandingan menghadapi pemenang antara Team Aster vs Gambit.
BACA JUGA: Corinthians juarai Free Fire World Series 2019, wakil Indonesia di posisi ke-8