Hari ketiga tahap playoff ESL One Hamburg sudah dimulai, dan para penggemar disuguhi pertunjukan Dota 2 yang hebat dari TNC Predator, yang mendominasi Alliance di semifinal upper-bracket ESL ONE Hamburg.
Game 1
Laga pertama TNC melawan Alliance berjalan dengan tidak seimbang, karena pasukan Filipina memegang kendali penuh dari awal hingga akhir. Strategi TNC berpusat di sekitar Armel “Armel” Tabios’s Alchemist pick dan, pada menit ke-25, tim mengepung pangkalan Dire yang mengakibatkan Alliance dipaksa untuk menyerah dan akui kekalahan.
Game 2
Selama pertandingan kedua, TNC menggunakan strategi baru dengan Posisi 1 Night Stalker yang membuat Alliance kebingungan. Setiap kali Kim “Gabbi” Villafuerte bergabung dalam team fight, ia dapat memburu hero kunci dari tim Alliance.
Memimpin dengan 11.000 gold, TNC mengepung pangkalan Radiant dan Timothy “Tims” Randrup berhasil lancarkan Black Hole untuk mengunci empat hero lawan dengan waktu yang tepat.
- Tim Liquid gagal lolos ke play-off ESL ONE Hamburg 2019
- Gagal tekuk Alliance, Virtus.pro lolos ke play-off ESL ONE Hamburg 2019
TNC menyelesaikan game dua setelah smoke gank sukses dilancarkan di dalam pangkalan Radiant. Damien “kpii” Chok menangkap Ogre Magi dari Alliance, sementara Gabbi berhasil hancurkan Ember Spirit musuh.
Dengan kemenangan 2-0 atas Alliance, TNC akan maju ke pertandingan Final upper-bracket melawan Gambit Esports.
Sementara itu, Alliance dijatuhkan ke lower-bracket untuk menunggu pemenang antara Ninjas in Pyjamas dan Virtus.pro.
BACA JUGA: Most pick hero di kancah profesional Dota 2