Performa Team Secret di sepanjang 2020 bisa dibilang sebagai yang terbaik dan paling konsisten di scene Dota 2 Eropa/CIS, bahkan dunia. Sebelum Dota Pro Circuit (DPC) 2019-2020 terhenti dan semua turnamen beralih menjadi online, Puppey dkk bisa dibilang sebagai yang terbaik.

Sepanjang 2020, Team Secret telah menjuarai delapan turnamen secara berturut-turut. Mereka bisa dibilang tak tersentuh oleh tim-tim Dota 2 lainnya di Eropa/CIS. Berikut daftar turnamen online yang berhasil dimenangi oleh Team Secret secara beruntun:

  • WePlay! Pushka League Season 1: Division 1
  • Gamers Without Borders 2020
  • OGA Dota PIT 2020 Online: Europe/CIS
  • ESL One Birmingham 2020 – Online: Europe/CIS
  • BLAST Bounty Hunt
  • BEYOND EPIC: Europe/CIS
  • OMEGA League: Europe Immortal Division
  • OGA Dota PIT Season3: Europe/CIS

Namun, rekor ini harus terhenti di akang ESL One Germany 2020 Online. Pada turnamen yang akan berakhir pada 1 November 2020 ini, Team Secret sudah harus tereliminasi di babak semifinal lower bracket.

Setelah tampil begitu sempurna di fase grup dan sukses mengalahkan Team Nigma di pertandingan pertama upper bracket, Team Secret secara mengejutkan harus takluk di tangan Mudgolems dengan skor telak 2-0. Kekalahan ini pun menghempaskan Team Secret ke lower bracket.

Setelah sempat memulangkan Alliance dengan skor 2-0, perjalanan Team Secret terhenti saat berjumpa Team Liquid. Sempat menjadi tim yang diunggulkan, nyatanya Team Secret menyerah dengan statistik yang begitu buruk di game kedua setelah sempat menghadirkan pertarungan sengit di game pertama.



Meski rekor mereka kini telah terhenti, torehan tersebut akan tetap dikenang dan sulit untuk dipecahkan oleh tim manapun di era sekarang. Label Team Secret sebagai salah satu tim Dota 2 terbaik di dunia saat ini pun takkan serta merta lenyap dalam waktu dekat.

Sementara bagi Team Liquid, kemenangan ini mengantarkan mereka tampil di final lower bracket. Namun mereka akan kembali berjumpa dengan Mudgolems yang berhasil melempar mereka ke lower bracket pada pertandingan pertama babak playoff ESL One Germany untuk menantang Natus Vincere yang sudah menunggu di babak grand finals.

BACA JUGA: Donkey: Player Mobile Legends itu para pesakitan di Dota 2