Chaos Esports Club berhasil lolos ke putaran final The International 2019 (TI9) melalui babak kualifikasi tertutup regional Eropa meski sempat tampil angin-anginan di awal.

Pada fase grup dengan firmat best of one (BO1), Chaos mengawali langkah mereka dengan meraih dua kekalahan atas The Final Tribe dan Team Singularity. Baru setelah itu, mereka berhasil meraih dua kemenangan atas 682 dan Anti-MagE-.
Namun, Chaos kembali harus berada dalam konsisi sulit setelah harus menutup hari pertama kualifikasi tertutup regional Eropa dengan kekalahan dari Hippomaniacs yang menjadi pemuncak klasemen.
Pada hari kedua, Chaos berhasil bangkit dengan memenangi dua laga sisa menghadapi Bald dan Aachen City Esports.
Namun, karena memiliki poin sama dengan Aachen City Esports dan Anti-MagE-, ketiganya harus memainkan babak tiebrake untuk mencari dua tim yang layak lolos ke play off. Chaos pun berhasil memenangi dua laga yang ada.
Di babak play off, Chaos yang harus kembali bertemu The Final Tribe langsung menerima kekalahan 1-2 dalam laga berformat BO3. Hasil ini membuat Lasse “Matumbaman” Urpalainen dkk harus berjuang dari lower bracket.
Chaos pun mampu bangkit kembali dan meraih dua kemenangan beruntun atas Aachen City Esports dan Hippomaniacs dengan skor telak 2-0 untuk tampil di grand final menghadapi The Final Tribe yang telah dua kali mengalahkan mereka sebelumnya.
Tanpa disangka, kebangkitan Chaos masih terus berlanjut, bahkan hingga mampu mengalahkan The Final Tribe secara telak dengan skor 3-0 dalam laga berformat BO5.

Hasil ini membuat Chaos berhak menjadi satu dari 18 tim yang nantinya bakal berlaga di putaran final TI9 yang akan digelar di Mercedes-Benz Arena, Shanghai, Cina, pada 15-25 Agustus 2019 untuk memperebutkan hadiah lebih dari USD28 juta atau sekitar Rp389 miliar!