Beberapa hari lalu ada pertemuan antara Valve dengan beberapa perwakilan tim top Dota 2 di Seattle, HQ dari Valve.
Kabar ini dibocorkan oleh komentator Tusia Vitalii “v1lat” Volochai beberapa waktu lalu. Tak ayal, banyak yang membicarakan sebenarnya untuk apa pertemuan tersebut.
Menurut kabar dari Liquid Dota, pertemuan tersebut membicarakan soal potensi struktur baru untuk Dota Pro Circuit 2020-21 musim depan.
- Hanya butuh satu hari bagi True Sight TI9 untuk mencapai 1 juta penonton
- InYourdreaM dan Jhocam resmi gabung tim Dota 2 T1
Valve kabarnya siap menghabus sistem Minor di DPC. Bahkan turnamen Major hanya akan ada tiga, tidak lagi lima.
Sebagai gantinya, bakal diterapkan sistem 2 tier regional league di tempat-tempat yang dihapuskan turnamennya. Pada liga tersebut bakal ada bracket untuk tier satu dan dua dengan sistem promosi degradasi.
Jika hal ini terjadi, bakal ada jarak yang cukup besar terkait jadwal DPC itu sendiri. Sehingga Valve kabarnya bakal mencari jalan keluar dengan EO turnamen terkait implementasi terbaik liga.
Semua perubahan ini kabarnya akan coba dipraktikkan setelah The International 2020, yang mana segala detail yang lebih rinci akan diumumkan pada September nanti saat Valve sudah melakukan finalisasi format.
Perubahan pada DPC:
- Tak ada lagi turnamen Minor
- Turnamen Major hanya dilaksanakan tiga kali dari lima
- Pada Regional League, ada dua tier untuk masing-masing region
- Ada sistem promosi degradasi di kedua tier tersebut
- Ingin masuk ke liga tier 2, harus mengikuti kualifikasi terbuka
BACA JUGA: Dua legenda Dota 2 SEA bekerjasama bentuk tim baru
