Pada hari ketiga fase Group Stage The International 2019 (TI9), Sabtu (17/8/2019), Syed “Suma1L” Hassan yang merupakan pemain Evil Geniuses sukses menjadi orang pertama yang mencatatkan rekor 1.000 kill di sepanjang sejarah turnamen terbesar Dota 2 itu. Namun, rekor tersebut kini sudah berhasil diikuti oleh pemain lainnya.

Pemain yang dimaksud adalah anggota PSG.LGD, Lu “Maybe” Yao atau yang juga dikenal dengan nama Somnus yang berhasil melakukannya hanya berselang sehari dari Suma1L, Minggu (18/8/2019).

Somnus adalah pemain profesional Dota 2 asal Cina yang baru berusia 23 tahun. Meski masih muda, ia telah tampil di The International sejak edisi 2013 atau TI3.

Tim pertama yang dibela Somnus di TI3 adalah Vici Gaming. Namun menurut wawancara profil pemain jelang TI6, sejak bergabung dengan LGD Gaming (kini menjadi PSG.LGD), Somnus merasa dirinya telah mengalami “peningkatan kemampuan secara drastis”.