Perhelatan turnamen terbesar Dota 2 di dunia tahun ini, The International 2019 (TI9), akan segera bergulir dalam waktu dekat. Event ini dipercaya akan menyedot atensi besar para pencinta game dunia.
Oleh karena itu, para pencinta esports dan Dota 2 terlebih dahulu harus mengetahui segala hal yang berkaitan dengan gelaran TI9, seperti tanggal dan venue penyelenggaraan, format pertandingan, tim serta para pemain yang akan bertanding, hingga total hadiah.
Venue dan Jadwal Bertanding
TI9 akan digelar di Mercedes-Benz Arena, Shanghai, Cina. Turnamen ini akan dibagi menjadi dua fase, yaotu Group Stage dan Main Event.
Group Stage TI9 akan digelar pada 15 hingga 18 Agustus 2019. Sementara Main Event diselenggarakan pada 20 hingga 25 Agustus 2019.
Seluruh pertandingan yang digelar di Group Stage dan hari pertama Main Event dijadwalkan akan berlangsung mulai pukul 08:00 hingga 18:00 WIB.
Sementara pada hari-hari lainnya hingga terakhir, pertandingan akan digelar sekitar pukul 09:00-09:40 WIB.
Selain pertandingan, Main Event TI9 juga akan menghadirkan beberapa acara, yaitu pemberian penghargaan bagi pemenang TI9 Film Contest sebagai pembuka hari kedua, pengumuman pemenang hero “Arcana” hasil vouting dari komunitas Dota 2 pada hari ketiga, laga All-Star Game pada hari keempat, dan cosplay competition sebagai pembuka hari kelima.
Hadiah
Hingga tulisan ini dibuat, hadiah yang telah terkumpul melalui sistem crowdfunding Battle Pass telah mencapai US$32,7 juta atau sekitar Rp468 miliar. Jumlah tersebut akan membuat TI9 sebagai turnamen dengan hadiah terbesar sepanjang sejarah esports.
Format
Pada Group Stage, 18 tim yang tampil di TI9 akan dibagi ke dalam dua grup berbeda, di mana setiap sembilan tim yang tergabung akan saling berjumpa dengan sistem round robin dengan format best-of-two (BO2).
Tim yang berhasil meraih kemenangan 2-0 akan mendapat dua poin, sedangkan jika hasilnya imbang 1-1, masing-masing tim hanya memperoleh satu poin.
Empat tim teratas dari masing-masing grup nantinya akan tampil di upper bracket pada Main Event, di mana masing-masing juara grup bisa memilih lawan berikutnya di play-off dari tim-tim yang finis di peringkat ketiga atau empat dari grup sebelah.
Sementara tim yang finis di posisi kelima hingga delapan akan tampil di lower bracket pada Main Event. Sedangkan tim juru kunci dari masing-masing grup dipastikan tereliminasi dari turnamen.
Pada babak play-off Main Event akan digelar dengan format best-of-three (BO3). Baru di partai grand final akan diberlakukan format best-of-five (BO5).
Tim-tim yang mengalami kekalahan di upper bracket akan terlempar ke lower bracket, sementara mereka yang mengalami kekalahan di lower bracket akan tereliminasi.
Cara Menyaksikan TI9
Akan ada banyak cara untuk menonton TI9. Bagi yang tidak bisa datang ke venue, mereka akan tetap bisa menyaksikan pertandingan melalui siarkan langsung dari channel resmi Dota 2 di Twitch dan Youtobe dalam berbagai bahasa.
Selain itu, Valve juga bermitra dengan Barcraft United untuk menghadirkan Pubstomps bagi mereka yang ingin menggelar nontong bareng di seluruh dunia.
Anda juga dapat mengikuti akun Twitter, Instagram, dan situs resmi TI9 untuk mendapatkan konten-konten di belakang layar dan lainnya.
Tim-tim dan Pemain
Dari 18 tim yang akan bertanding di TI9, 12 di antaranya lolos sebagai pemilik Dota Pro Circuit (DPC) poin terbanyak hasil dari gelaran lima turnamen Minor dan Major sepanjang musim 2018-2019. Mereka adalah:
Team Secret (Eropa)
- Michal “Nisha” Jankowski
- Yeik “MidOne” Nai Zheng
- Ludwig “zai” Wåhlberg
- Yazied “YapzOr” Jaradat
- Clement “Puppey” Ivanov
Virtus Pro (CIS)
- Roman “RAMZES666” Kushnarev
- Vladimir “No[o]ne” Minenko
- Pavel “9pasha” Khvastunov
- Vladimir “RodjER” Nikogosyan
- Alexei “Solo” Berezin
Vici Gaming (Cina)
- Zhang “Paparazi” Chengjun
- Zeng “Ori” Jiaoyang
- Zhou “Yang” Haiyang
- Pan “Fade” Yi
- Ding “Dy” Cong
Evil Geniuses (Amerika Utara)
- Artour “Arteezy” Babaev
- Sumail “SumaiL” Hassan
- Gustav “s4” Magnusson
- Andreas “Cr1t-” Nielsen
- Tal “Fly” Aizik
Team Liquid (Eropa)
- Amer “Miracle-” Al-Barkawi
- Aliwi “w33” Omar
- Ivan “MinD_ContRoL” Ivanov
- Maroun “GH” Merhej
- Kuro Salehi “Kuroky” Takhasomi
PSG.LGD (Cina)
- Wang “Ame” Chunyu
- Lu “Somnus丶M” Yao
- Yang “Chalice” Shenyi
- Xu “fy” Linsen
- Yap “xNova” Jian Wei
Fnatic (Asia Tenggara)
- Anucha “Jabz” Jirawong
- Abed Azel “Abed” Yusop
- Daryl “iceiceice” Koh Pei Xiang
- Djardel “DJ” Mampusti
- Kim “DuBu” Doo-young
Ninjas in Pyjamas (Eropa)
- Marcus “Ace” Hoelgaard
- Adrian “Fata” Trinks
- Neta “33” Shapira
- Martin “Saksa” Sazdov
- Peter “ppd” Dager
TNC Predator (Asia Tenggara)
- Kim “Gabbi” Villafuerte
- Armel Paul “Armel” Tabios
- Carlo “Kuku” Palad
- Timothy “Tims” Randrup
- Nico “eyyou” Barcelon
OG Esports (Eropa)
- Anathan “ana” Pham
- Topias “Topson” Taavitsainen
- Sébastien “7ckngMad” Debs
- Jesse “JerAx” Vainikka
- Johan “N0tail” Sundstein
Alliance (Eropa)
- Michael “miCKe” Vu
- Maximilian “qojqva” Bröcker
- Samuel “Boxi” Svahn
- Tommy “Taiga” Le
- Aydin “iNSaNiA” Sarkohi
Keen Gaming (Cina)
- Wang “old chicken” Zhiyong
- Zhai Jingkai
- Ren “eLeVeN” Yangwei
- Hu “Kaka” Liangzhi
- Song “dark” Runxi
Sedangkan enam tim lainnya lolos via babak kualifikasi masing-masing region, yaitu Amerika Utara, Amerika Selatan, Eropa, Cina, CIS, dan Asia Tenggara. Tim-tim tersebut adalah:
Newbee (Amerika Utara)
- Yawar “YawaR” Hassan
- Quinn “CCnC” Callahan
- Jingjun “Sneyking” Wu
- Arif “MSS” Anwar
- Johan “pieliedie” Åström
Infamous (Amerika Selatan)
- Hector Antonio “K1” Rodriguez
- Jean Pierre “Chris Luck” Gonzales
- Adrian Cespedes “Wisper” Dobles
- Elvis “Scofield” De la Cruz Peña
- Steven “Stinger” Vargas
Chaos Esports Club (Eropa)
- Cheng “vtFaded” Jia Hao
- Lasse “MATUMBAMAN” Urpalainen
- Maurice “KheZu” Gutmann
- Milan “MiLAN” Kozomara
- Rasmus “MISERY” Filipsen
Natus Vincere (CIS)
- Vladislav “Crystallize” Krystanek
- Idan “MagicaL” Vardanian
- Evgenly “Blizzy” Ree
- Bakyt “Zayac” Emilzhanov
- Akbar “SoNNeikO” Butaev
Royal Never Give Up (Cina)
- Du “Monet” Peng
- Gao “Setsu” Zhenxiong
- Su “Flyby” Lei
- Zhang “LaNm” Zhicheng
- Tue “ah fu” Soon Chuan
Mineski (Asia Tenggara)
- Nikolay “Nikobaby” Nikolov
- Kam “Moon” Boon Seng
- Damien “kpii” Chok
- Ryan Jay “Bimbo” Qui
- Michael “ninjaboogie” Ross Jr.