ESL Indonesia Championship season 2 untuk Dota 2 akhirnya mengakhiri fase grupnya. Empat tim dipastikan melaju ke babak grand final yakni BOOM ID, Evos Esports, PG.BarracX, dan Alter Ego.

BOOM ID memang dipastikan lolos ke grand final sebagai juara grup karena poin mereka tak terkejar oleh para pesaing lain. Tapi laga penutup BOOM ID tidak berjalan dengan semestinya.

BOOM ID hanya mendapat skor 1-1 pada laga penutup menghadapi tim yang notabene tak selevel dengan mereka musim ini, PG.Orca. Hasil ini menjadi tamparan sekaligus pelajaran buat BOOM ID agar tetap bisa maksimal di grand final.

Berbeda dengan dua tim di bawah mereka, EVOS dan PG.BarracX. Meski selisih poin kedua tim dengan BOOM ID mencapai sembilan (30 berbanding 39), tapi EVOS maupun PG.BarracX menutup musim reguler dengan menawan.



PG.BarracX yang merupakan wakil Indonesia di SEA Games 2019 nanti menghantam Antrohphy 2-0 langsung. Sementara EVOS membungkam Alter Ego 2-0 juga.

Tak ayal empat tim yang masuk ke grand final adalah BOOM ID, EVOS, PG.BarracX, dan Alter Ego. Fase akhir turnamen itu akan dihelat 15 September 2019 di Tennis Indoor Senayan. Acara ini masuk rangkaian grand final ASL S3 by ESL yang digelar sehari sebelumnya.

Hadiah total untuk turnamen Dota 2 ini adalah US$20 ribu . Pemenang turnamen akan tampil di ESL Clash of Nations Bangkok 2019 (25-27 Oktober 2019), yang mana tim-tim Asia Pasifik akan tampil. Selain Indonesia, Malaysia-Singapura, Thailand, Vietnam, Australia-Selandia Baru, India, dan Filipina akan ikut serta memperebutkan turnamen berhadiah US$50 ribu itu.

BACA JUGA: Kesepakatan Garena dan Erick Herlangga: Gaji minimal UMR untuk pemain dan tak ada penjualan slot di turnamen AOV