Juara bertahan Major dan pemimpin klasemen DPC 2019/20, TNC Predator, harus memulai kampanye mereka di DreamLeague Leipzig Major melalui Lower Bracket setelah kalah dari Team Aster 0-2.
TNC memulai DPC 2019/20 dengan gemilang, menjuarai 2 turnamen pertama yaitu ESL One Hamburg dan MDL Chengdu Major.
Kemenangan tim SEA di Leipzig melawan Nigma seharusnya bisa jadi momentum kebangkitan setelah sebelumnya terpuruk di ONE Esports Dota 2 World Pro Invitational Singapore. Namun, pasca pertandingan melawan Nigma, TNC terus alami kekalahan.
- Tim Secret resmi berpisah dengan MidOne
- Kenny “Xepher” Deo: Pemain Dota 2 Indonesia tidak kalah gemilang dari pemain Eropa
Meski harus memuali play-off di Lower Bracket, perjuangan mereka belum berakhir. TNC hanya harus berjuang lebih keras lagi untuk menemukan kembali performa terbaik mereka.
TNC nampaknya masih belum bisa menemukan kenyamanan di patch Outlander ini. Masalah koordinasi kerap jadi alasan di setiap kekalahan. Kedatangan Febby di kursi kepelatihan belum berikan dampak nyata pada tim. TNC dikenal memiliki kemampuan team-fight yang hebat, dan hal itu lah yang masih ditunggu-tunggu oleh para penggemar TNC hingga saat ini.
BACA JUGA: Top 3 Midlaner Dota 2019
