TIm Dota 2 asal Filipina, TNC Predator, sukses menjuarai turnamen major pertama pada Dota Pro Circuit (DPC) 2019-2020, MDL Chengdu Major, setelah berhasil melancarkan misi balas dendam mereka kepada wakil tuan rumah, Vici Gaming.

Pada pertandingan yang digelar di Chengdu Century City New International Convention & Exhibition Center, Cina, Minggu (24/11/2019), TNC Predator berhasil meraih kemenangan dengan skor 3-1 atas Vici Gaming.

Kemenangan ini menjadi pembalasan dari TNC Predator kepada Vici Gaming setelah pada final upper bracket MDL Chengdu Major, mereka takluk 0-2 dan harus bangkit dari lower bracket.

Pada game pertama, TNC Predator berhasil meraih kemenangan yang terbilang mudah atas Vici Gaming. Hanya dalam waktu 33 menit, Armel dan Gabbi yang menjadi bintang dengan raihan masing-masing tujuh kill berhasil menjadi pembeda dan mengakhiri pertandingan dengan skor kill 18-6.

Kondisi tak berbeda jauh terjadi pada game kedua. Dalam waktu kurang dari 34 menit, TNC Predator sudah berhasil merebut kemenangan dengan skor kill lebih mencolok, 30-10, setelah Gabbi kembali menjadi pembeda bagi timnya denganraihan 17 kill bersama hero Morphling.



Baru pada game ketiga Vici Gaming sukses membuat TNC Predator tak banyak berkutik. Gabbi yang berhasil meraih 13 kill bersama hero Ursa yang ia kendalikan tidak cukup untuk menghindarkan tim dari kekalahan karena rekan-rekannya tak mampu menjatuhkan lawan dan berakhir dengan skor kill 13-39.

Sementara pada game keempat, pertandingan berlangsung amat ketat. Dalam durasi 63 menit pertandingan, kedua tim sempat silih berganti memenangi team war.

Namun, Gabbi yang kembali bersinar bersama hero Morphling mampu membuat TNC Predator berada satu langkah lebih maju ketimbang Vici Gaming untuk memenangi pertandingan.

Dengan inisiasi perang yang baik dari TNC Predator, Gabbi berhasil 23 kill dan membawa timnya tak mampu lagi dibendung oleh Vici Gaming dan berakhir dengan skor kill 38-28.

Kemenangan ini menjadi awal yang baik bagi susunan roster baru milik TNC Predator dalam mengarungi DPC 2019-2020.

BACA JUGA: Menang MPL dan M1, apakah EVOS Legends dapat bonus dari manajemen?