Di sepanjang fase Group Stage The Intenational 2019 (TI9), OG Esports menjadi tim terbaik dengan meraih 14 poin dari delapan pertandingan.
Hal ini tak lepas dari kontribusi Anathan “Ana” Pham yang sukses mencatatkan diri sebagai player paling “haus darah” alias pemilik jumlah kill tertinggi.
Sepanjang perjalanan OG di Grup B, Ana selalu menjadi andalan tim dalam menghabisi hero-hero lawan demi memuluskan jalan mereka meraih kemenangan.
Dalam delapan pertandingan atau 16 game yang ada di Grup B, Ana yang bermain di OG Esports sebagai carry dan solo middle, sukses mencetak 137 kills atau dengan rata-rata 10,44 kill per game!
Jumlah tersebut mengungguli raihan dua pesaing terdekat Ana, yaitu Lu
“Maybe” Yao alias Somnus dan Armel Paul “Armel” Tabios yang sama-sama memiliki kill rate 9,94 per game.
Hebatnya lagi, teorehan tersebut juga diiringi dengan raihan assist sebesar 13,13 per pertandingan, meski torehan itu hanya menempatkan Ana di posisi ke-32 sebagai pemilik assist rate tertinggi.
Sedangkan player dengan torehan assist rate tertinggi di sepanjang Group Stage TI9 ini ditempati oleh andalan Evil Geniuses, Tal “Fly” Aizik, dengan 17,31 assist per laga.
Setelah itu, baru muncul tiga pemain OG lainnya di daftar pemain dengan rata-rata assist tertinggi, yaitu Johan “N0tail” Sundstein (17,06), Sébastien “7ckngMad” Debs (16,88), dan Jesse “JerAx” Vainikka (16,44).