Setelah menyelesaikan seluruh babak kualifikasi tertutup dan mendapatkan 18 tim yang akan tampil di The International 2019 (TI9), Valve Corporation sebagai pengembang dan publisher Dota 2 langsung merilis patch terbaru, 7.22e.

Patch terbaru ini sudah bisa diunduh dan Valve menghadirkan banyak sekali perubahan yang terjadi dalam game play Dota 2.

Hal ini membuat para pemain Dota 2, terutama yang akan bertanding di TI9, harus banyak beradaptasi dengan perubahan-perubahan tersebut sebelum tampil di Mercedes-Benz arena, Shanghai, Cina, 15-25 Agustus 2019.

Pasalnya, ada begitu banyak hero yang ada di Dota 2 mengalami perubahan pada skil-skil mereka, baik mendapat kenaikan atau penurunan (buff atau nerf).

Berdasarkan postingan di blog Dota 2, ada 39 dari total 111 hero yang mengalami perubahan. Bahkan beberapa di antaranya adalah hero yang sering kali digunakan di META kompetitif.

Hal ini sedikit banyak tentu akan berdampak pada perubahan pemilihan hero yang dilakukan para player di level kompetitif.

Hero-hero yang mengalami perubahan tersebut adalah Abaddon, Ancient Apparition, Beastmaster, Boodseeker, Bounty Hunter, Centaur Warrunner, Chen, Dark Seer, Death Prophet, Drow Ranger, Ember Spirit, Enigma, Grimstroke, IO, Juggernaut, Lich, Luna, Lycant, Mirana, Morphling, Necrophos, Ogre Magi, Omniknight, Oracle, Outworld Devourer, Phantom Assassin, Phanton Lancer, Shadow Demon, Skywrath Mage, Slardar, Spirit Breaker, Sven, Underlord, Vengevul Spirit, Viper, Visage, Weaver, Wraith King, dan Zeus.

Sementara untuk item, Valve pun mengubah atribut Maelstorm dengan menurunkan damage Chain Lightning dari 160 menjadi 150, dan Stout Shield yang kini hanya bisa dibeli sekali.

Untuk lebih jelas mengenai detail perubahan yang ada di patch terbaru Dota 2 7.22e bisa dilihat melalui LINK INI.