The ONE Esports Dota 2 Singapore World Pro Invitational resmi dimulai, Selasa (17/12). Pertandingan pertama mempertmukan salah satu tim kuat region CIS, Virtus.pro melawan raksasa Eropa, tim Secret.

Laga menjadi menarik karena kedua tim memperlihatkan dinamisme pick yang terbilang berbeda pada game pertama. Hero Magnus dipakai sebagai midlaner oleh Michal “Nisha” Jankowski. Sedangkan VP memakai Meepo di lane ini oleh Vladimir “No(o)ne” Minenko.



Pada awal game pertama, Meepo milik VP masih sulit mendapatkan momentum karena rotasi hero dari Secret. Nisha dkk mengerti satu-satunya agar menang adalah menghentikan snowballing dari Meepo. Sehingga mereka benar-benar melakukan tekanan di laning tengah.

Pekerjaan Secret berhasil. Meepo tak memberikan dampak pada game dan Secret hampir selalu menang saat teamfight. Tak ayal, Secret memastikan mengambil game pertama hanya dalam 28 menit.

https://www.youtube.com/watch?v=G1YHaWjNYS8

Pada game kedua, Lasse “Matumbaman” Urpalainen memakai Ursa di posisi 1, Nisha menggunakan Outworld Devourer, sedangkan Ludwig “zai” Wahlberg dengan Beastmasternya.

VP sebenarnya memilih draft yang cukup baik lewat Troll Warlord dan Legion Commander. Bahkan start mereka lebih baik dari Secret di game kedua ketika core hero Secret berhasil dibunuh pada awal.

Namun, kapabilitas Secret dalam melakukan teamfight kembali berbuah manis. VP kesulitan bermain di midlane karena selalu kalah bertarung.

Caster Dota 2 pada game ini, Ioannis “Fogged” Loucas, mengatakan bahwa lineup VP sebenarnya baik untuk inisiasi, tapi kesulitan dalam teamfight. Sampai akhirnya Secret menang 2-0.

BACA JUGA: Oddiepedia: Player base Dota 2 menurun? Justru kualitas persaingan profesional meningkat