Salah satu tim Dota 2 terbaik dari Eropa, Team Secret, sukses mempertahankan rekor tak terkalahkan mereka di Grup A ONE Dota 2 World Pro Invitational (WPI) setelah mengawali hari kedua, Rabu (18/12/2019), dengan meraih kemenangan atas TNC Predator.
Pada pertandingan tersebut, Team Secret sukses meraih kemenangan 2-0 dengan cara yang terbilang cukup mudah.
Di game pertama, TNC Predator tampak ambisius untuk bisa meraih kemenangan dengan memilih dua hero core mereka seperti Morphling untuk Kim “Gabbi” Villlafuerte dan Ember Spirit yang dikendalikan Armel Paul “Armel” Tabios.
Sementara Team Secret memilih hero Ursa untuk Lasse “Matumbaman” Urpalainen, Magnus untuk Michal “Nisha” Jankowski, dan Ancient Apparition di tangan Ludwig “zai” Wahlberg demi menangkal Morphling milik Gabbi.
- Inilah jadwal lengkap ONE Esports Dota 2 Singapore World Pro Invitational
- Bagi Anda penggemar Brawl Stars, bersiaplah untuk berlayar
Susunan hero ini membuat Team Secret berhasil mengungguli awal pertandingan, terutama permainan Zai di toplane untuk memberi tekanan kepada Gabbi sejak awal, sementara Matumbaman dan Nisha bisa melakukan farming dengan nyaman.
Dominasi Team Secret pun sama sekali tidak bisa diimbangi oleh TNC Predator hingga berhasil meraih kemenangan saat laga baru memasuki menit ke-33 dengan skor kill 38-16.
Sementara pada game kedua, kedua tim mampu tampil berimbang dalam 13 menit pertama. Namun performa hebat dari Matumbaman bersama hero Morphling, Nisha menggunakan Templar Assassin, dan Treant Protector milik Clement “Puppey” Ivanov berhasil menjadi pembeda.
TNC Predator seakan tidak bisa berbuat banyak untuk menghentikan Team Secret dalam mendominasi map permainan hingga sudah harus menyerah saat pertandingan baru memasuki menit ke-29 dengan skor kill 12-37.
Hasil ini membuat Team Secret semakin menjadi tim faforit untuk bia lolos ke babak play-off dengan rekor tak terkalahkan bersama Alliance di Grup A dengan raihan tujuh poin.
BACA JUGA: Salah satu organisasi esport terbesar di dunia lakukan rebrand
