OG Esports kini secara resmi telah mengonfirmasi bahwa salah satu player andalan mereka di divisi Dota 2, Yeik “MidOne” Nai Zheng, telah berpisah dengan organisasi mereka.
Langkah ini dilakukan setelah OG gagal lolos ke ONE Esports Dota 2 Singapore Major pada musim pertama liga regional Dota Pro Circuit (DPC) 2021: Eropa.
Pada ajang tersebut, OG hanya finis di posisi kelima. Mereka hanya berhasil mengamankan posisi untuk tetap bersaing di Upper Division pada musim kedua DPC 2021: Eropa, hadiah sebesar US$25.000, dan 50 poin DPC.
Di musim pertama DPC 2021: Eropa, OG hanya berhasil mengalahkan satu dari empat tim yang finis di atas mereka. Tim tersebut adalah Team Nigma dengan skor 2-1 di pekan keempat.
OG sempat membuka peluang untuk lolos ke Singapore Major melalui babak tiebreacker, namun mereka gagal mengungguli Team Liquid yang sukses mengalahkan mereka dua kali dan mendapatkan tiket Wild Card untuk Singapore Major.
Seperti dikutip dari Dot Esports, kondisi ini membuat OG berpikir bahwa perlu adanya “penyesuaian ulang” di dalam timnya, di mana peran yang dilakoni MidOne adalah posisi yang optimal untuk diperbaiki karena tim benar-benar tidak cocok dengan playstyle sang pemain. Padahal MidOne telah bermain di OG cukup lama.
“Sinergi kompetitif adalah sesuatu yang sangat unik dan kompleks. Yeik adalah salah satu pemain terbaik yang pernah kami miliki, dan kami bekerja sangat keras dalam beberapa bulan terakhir untuk membuat banyak peningkatan. Namun sayangnya hal itu tidak pernah ‘berhasil’,” kata Sébastien “Ceb” Debs, co-owner dan pemain Posisi 3 OG.
“Terkadang hal seperti ini terjadi. Kami mendoakan yang terbaik baginya di masa yang akan datang dan berharap dia dapat menemukan tim yang hebat, di mana dia bisa bersinar.”

Mungkin ada beberapa faktor yang membuat MidOne gagal membangun kerja sama tim yang baik dengan rekan setimnya. Salah satunya adalah pandemi yang membuat mereka tidak sepenuhnya bersaing secara bersama dalam beberapa bulan terakhir, sementara MidOne tetap berada Malaysia.
- Ramzes dan Mag bakal bermain untuk Na’Vi di ONE Esports Singapore Major
- Neon Esports datangkan Rappy untuk mengganti Natsumi di ONE Esports Singapore Major
CEO OG, JMR Luna, dan beberapa rekan timpun memuji MidOne atas cara dia menangani situasi tersebut, terutama setelah dia meninggalkan negaranya dan bergabung dengan tim di Eropa untuk berkompetisi.
“Tinggal jauh dari rumah, dan merindukan keluarga serta lingkungan yang familier, tentu sangatlah sulit, dan Yeik pantas mendapatkan banyak pujian atas hal itu,” kata Luna.
“Dia telah memberikan segalanya untuk tim dan rekan satu tim, serta kami semua mencoba yang terbaik untuk mendapatkan hasil yang bagus bagi para penggemar kami.”
Di sisi lain, OG belum mengonfirmasi siapa player yang akan menggantikan posisi MidOne sebagai open carry. Namun, fan sudah kepalang basah berspekulasi bahwa perpisahan ini dilakukan untuk memberikan tempat kepada salah satu player yang begitu mereka cintai, Anathan “ana” Pham.
BACA JUGA: Valkyries luncurkan organisasi yang mendukung wanita di komunitas Dota 2