Satu-satunya tim yang berhasil menjuarai The Internasional (TI) edisi 2018 dan 2019, OG Esports, telah mengumumkan bahwa mereka menghadirkan tim kedua (secondary team) bernama OG Seed yang akan tampil di fase awal Dota Pro Circuit (DPC) 2019-2020.

OG Seed berisikan empat pemain asal Eropa dan satu Amerika Utara. Kelima pemain ini akan dilatih oleh anggota roster utama OG yang memutuskan untuk tetap beristirahat dari scene kompetitif Dota 2 hingga fase ketiga DPC 2019-2020.

Berikut daftar OG Seed untuk DPC 2019-2020:

  • Rasmus “Chessie” Blomdin
  • Omar “Madara” Dabachach
  • Andreas Per “Xibbe” Ragnemalm
  • Peetu-Elmeri “Peksu” Väätäinen
  • Zakari “Zfreek” Freedman

Pengumuman hadirnya OG Seed ini adalah sebuah praktik lama dari organisasi-organisasi esports besar dunia dengan menghadirkan secondary team. Sebelumnya, tim-tim seperti LGD International (pada 2012), Natus Vincere (2014), dan VGJ Storm dan Thunder (2017 hingga 2018).



Namun, kini aturan di DPC tidak lagi mengizinkan praktik tersebut. Namun, OG Seed akan datang lebih seperti tim pengembangan yang sering dilakukan tim-tim Cina untuk mencari dan mengembangkan bakat baru.

“Kami ingin membuat tim berisikan para pemain yang sangat kami percayai, tetapi belum mencapai prestasi yang mereka pikir bisa diraih. Kami akan membantu mereka mengejar impian,” kata OG dalam sebuah pernyataan.

Hadirnya OG Seed ini juga mendapat dukungan dari offlaner tim utama, Sébastien “Ceb” Debs, dan mengaku siap untuk membantu.

“Kami akan berbagi pengalaman, kedewasaan, dan pengetahuan, sementara mereka akan memberi kami motivasi luar biasa, semangat, dan hasrat,” kata Ceb.

“Kami siap memberi mereka segala yang terbaik dan membantu mereka mencapai impian, seperti yang berhasil kami raih.

OG Seed akan melakoni debut mereka kualifikasi terbuka regional Eropa untuk DreamLeague Season 13: The Leipzig Major pada Januari 2020.

BACA JUGA: Mau jadi player pro? Ini tips dan triknya