OG Esports bisa dibilang sebagai tim terkuat Dota 2 di dunia saat ini. Berhasil meraih dua gelar The International pada dua tahun terakhir menjadi bukti nyata kualitas mereka.
Pada TI8 dan TI9, OG memainkan roster yang sama yakni Topson, Jerax, ana, Ceb, dan tentu sang kapten N0tail. Meski begitu roster ini berpotensi besar berganti pada The International 2020 nanti.
Hal ini dipelopori oleh breaknya ana dan Topson dari dunia Dota 2. Ana akan melanjutkan pendidikannya sementara Topson ingin menghabiskan lebih banyak waktu dengan keluarga.
- Batal pensiun setelah tinggalkan Vici Gaming, Fade gabung tim Aster
- 7 item dan 10 hero Dota 2 mendapat nerf pada patch 7.22g
erAx sebagai salah satu pilar terpenting tim angkat bicara soal ini. Ia juga ragu apakah OG akan memainkan roster yang sama pada musim depan.
“Sebagian besar dari kami sedang liburan sekarang. Mungkin panjang atau pendek, tapi saya tidak yakin OG akan bersaing di TI tahun depan dengan lineup ini,” ungkap JerAx dilansir Dot Esports.
“Terlepas dari itu, semua masih bisa terjadi. Jika tim ini tidak lanut, rekan-rekan yang lain sudah memotivasi saya sih, tapi apa rasanya bermain dengan orang baru?”tambah dia.
Ketakutan JerAx sangat berdasar. Pasalnya OG sangat mengandalkan roster saat ini. Kelima player sudah mengetahui kelebihan dan kekurangan satu sama lain, pun begitu kuat ketika bermain bersama.
BACA JUGA: Niantic cegah pemain Pokemon Go blusukan tanpa izin