OG Esports kembali kembali berkompetisi di scene Dota 2 dunia dan mengawali langkah mereka di Dota Pro Circuit (DPC) 2019-2020 dengan mengikuti babak kualifikasi untuk bisa lolos ke turnamen major ketiga.

Hal ini diungkapkan secara langsung oleh salah satu pentolan dari roster Dota 2 OG Esports, Sebastien “Ceb” Debs, dalam sebuah wawancara dengan media Prancis, L’Equipe.

Dalam wawancara tersebut, Ceb mengaku bahwa OG Esports akan “bersaing untuk turnamen major ketiga pada musim ini”, yaitu ESL One Los Angeles 2020.



Ceb juga menambahkan bahwa selama ini OG telah mengamati persaingan yang ada di babak kualifikasi major di DPC 2019-2020 sebelumnya.

Ia mengaku timnya akan melupakan status sebagai juara The International 2018 dan 2019 setelah melihat lawan mereka di final TI9 yang kini membentuk tim baru bernama Nigma Esports, gagal lolos langsung ke turnamen major kedua musim ini, DreamLeague Season 13: The Lipzig Major.

Selain Nigma, nasib yang lebih buruk juga harus diterima salah satu tim Dota 2 terkuat saat ini, PSG.LGD, yang gagal lolos ke babak kualifikasi tertutup turnamen major dan minor kedua musim ini.

Di sisi lain, hadirnya OG Esports di babak kualifikasi ESL One Los Angeles 2020 ini juga berdampak kepada tim sekunder mereka, OG Seed, yang harus melupakan keinginan mereka tampil di ajang tersebut karena Valve tidak mengizinkan ada dua tim dari organisasi yang sama ikut bertanding.

BACA JUGA: Microsoft bocorkan DLC Character Tekken 7 yang akan datang