Rasmus “MISERY” Filipsen, satu-satunya pemain Dota 2 yang masih bertahan di roster Chaos Esports Club sejak pindah dari region Amerika Selatan menuju Eropa pada awal 2019, kini telah resmi mengikuti jejak rekan-rekannya untuk hengkang dari organisasi tersebut.
MISERY telah bergabung bersama Chaos sejak tampil di region Eropa. Namun seiring dengan ketidakjelasan yang ada di Chaos, eks pemain Team Secret, Evil Ganiuses, dan paIN Gaming itu kini memutuskan hengkang tanpa adanya kepastian untuk bergabung dengan tim lain.
“Rasmus secara pribadi telah berkontribusi lebih pada pertumbuhan dan pengembangan program Dota 2 di Chaos sejak awal ketimbang pemain lain,” kata CEO Chaos, Greg Laird, seperti dikutip dari Dot Esports.
“Selama bertahun-tahun saya telah menjadi teman dekat dengan Rasmus dan sangat sedih melihat dia pergi. Namun dengan tulus saya mendoakan yang terbaik bagi masa depannya.”
- Galeri foto: Cewek-cewek cantik yang menikmati playoff MPL season 4
- EVOS, RRQ, dan Burmese Ghouls lengkapi daftar peserta di Piala Dunia Mobile Legends
Kepergian MISERY ini menjadi bab terakhir dari bubarnya roster Chaos, khususnya setelah tampil di The International 2019 (TI9).
Anggota pertama yang hengkang adalah Maurice “KheZu” Gutmann mengumumkan kepergiannya dari Chaos hanya dua hari setelah event TI9 berakhir. Setelah itu giliran Lasse “Matumbaman” Urpalainen yang memilih untuk break sebagai pro player.
Dengan hilangnya dua pemain kuncinya tersebut, anggota Chaos lainnya seakan tidak memiliki alasan untuk tetap bertahan.
Cheng “vtFαded” Jia Hao mendapat tawaran dan kemudian ditransfer untuk bermain dengan EHOME Esports di Cina. Setelah itu, gliran Milan “MiLAN” Kozomara yang memilih bermain bersama Team Jinesbrus untuk menghadapi kualifikasi Major dan Minor pada Dota Pro Circuit 2019-2020.
Tidak disebutkan resmi bahwa MiLAN telah benar-benar hengkang atau telah ditransfer dari Chaos. Begitu juga dengan Matumbaman. Meski demikian, kepergian MISERY ini dipercaya akan menjadi akhir dari keutuhan tim mereka.
BACA JUGA: Bersama dengan Red Bull, Riot adakan turnamen TFT Rise of the Elements Invitational