Ini adalah bagian dari seri “Menuju The Invitational”, tentang tim-tim yang berkompetisi di ONE Esports Dota 2 World Pro Invitational. Pada seri ini, kita menengok semua tim di DPC musim ini, performa mereka di TI9, perubahan roster, dan bagaimana mereka bersaing di turnamen ONE Esports 20-22 Desember di Singapore Indoor Stadium.
J.Storm melewati musim 2018/19 dengan buruk. Berisi roster campuran senior dan junior, tim ini kesulitan menemukan sentuhan terbaiknya dan gagal meraih momentum sepanjang musim.
Tim Amerika Utara ini gagal lolos kualifikasi pada tiga DPC Major pertama, bahkan pada ketiganya harus gugur cepat.
J.Storm sempat mengejutkan ketika melaju ke grandfinal kualifikasi Amerika Utara untuk TI9, tap mereka kalah dari Forward Gaming.
- Menuju The Invitational: Turnamen Pertama PSG.LGD pasca-TI9
- Menuju The Invitational: Tantangan TNC Predator mempertahankan performa spesial
Perubahan roster pun terjadi musm ini. Joel “MoOz” Ozambela and Braxton “Brax” Paulson bergabung dengan tim. Mereka kini akan bergabung dengan kapten Clinton “Fear” Loomis yang merupakan mantan player Evil Geniuses saat juara TI5, pun dua pemain senior lain David “Moo” Hull dan Leon “Nine” Kirilin.
Roster baru ini mengawali perjalanan dengan baik. Mereka langsung lolos ke major pertama di Chengdu. Pada turnamen tersebut, J.Storm finis perngkat kedua di Grup D.
Mereka sempat mengalahkan tim Liquid sebelum akhirnya kalah dari TNC Predator, tim yang menjuarai turnamen tersebut.
Menarik menunggu kiprah J.Storm di ONE Esports Dota 2 World Pro Invitationals nanti.
BACA JUGA: Menuju The Invitational: Kesempatan Liquid untuk membuktikan diri