Roster baru Liquid akan berusaha membuktikan bahwa mereka layak untuk menyandang nama Liquid di World Pro Invitational.
Team Liquid finis di tempat kelima klasemen DPC 2018/19 untuk ikut serta di The International 2019. Mereka juga dua kali menjadi runner-up Major di MDL Disneyland Major dan Epicenter Major.
Di The International 2019, tim menjalani perjalanan bersejarah melalui lower bracket Main Event, dimulai pada babak pertama dengan mengalahkan Fnatic, TNC Predator, RNG, Evil Geniuses, Team Secret, dan PSG.LGD untuk mencapai Grand Final, yang di mana akhirnya mereka kalah dari OG.
Setelah penampilan TI9 yang luar biasa, Kuro “Kuroky” Takhasomi dan anggota tim lainnya secara mengejutkan memutuskan untuk meninggalkan Team Liquid dan memulai organisasi mereka sendiri.
- Na’Vi lengkapi roster Dota 2 mereka dengan rekrut pubstar berusia 17 tahun
- Football Manager 2020 hadir di platform mobile dan hadirkan beberapa hal baru
Roster
Dengan kepergian Kuroky dkk, organisasi memutuskan untuk mengambil pasukan muda Alliance untuk mengisi kekosongan tim.
Dipimpin oleh Aydin “iNSaNiA” Sarkoh, tim memiliki pemain-pemain berbakat yang sering mengejutkan penggemar Dota 2 dengan penampilan yang tidak terduga. Namun, yang tidak dimiliki skuad adalah konsistensi dalam penampilan turnamen mereka.
Roster Team Liquid untuk The Invitational ONE Esports Dota 2:
- (1) Michael “miCKe” Vu
- (2) Maximilian “qojqva” Brocker
- (3) Samuel “Boxi” Svahn
- (4) Tommy “Taiga” Le
- (5) Aydin “iNSaNiA” Sarkohi
Team Liquid telah memulai musim dengan performa pasang surut sejauh ini. Mereka berhasil lolos ke Major pertama DPC musim ini dengan mengalahkan Team Singularity dan Ninja di Pyjamas, lalu kalah dari Alliance 2-1.
Mereka juga finis keempat di DreamLeague Musim 12. Kemudian mereka tampil mengecewakan di ESL Hamburg.
Saat bersaing di MDL Chengdu Major, Team Liquid tunjukan performa meyakinkan di fase grup, yang membuat mereka finis di puncak Grup C dengan rekor 4-1. Mengalahkan Alliance di Lower Bracket 2-0, lalu akhirnya kalah dari Evil Geniuses. Mereka finis di posisi 7-8, hasil ini belum cukup untuk memenuhi ekspektasi fans mereka. Untuk itu, The Invitational ONE Esports Dota 2 bisa menjadi ajang pembuktian mereka untuk mengembalikan nama besar Liquid.
BACA JUGA: Menang MPL dan M1, apakah Evos Legends dapat bonus dari manajemen ?