Kapten Team Secret, Puppey, memberikan pujian setinggi langit kepada tim baru OG Esports yang berhasil mengalahkan timnya di pertandingan pembuka Divisi 1 DPC 2022 Eropa Barat, Selasa (30/11/2021).
Pada pertandingan tersebut, Team Secret secara mengejutkan berhasil ditaklukkan oleh OG Esports dengan skor 2-0. Padahal Team Secret dihuni oleh para pemain hebat dan berpengalaman, sementara tim yang baru dibentuk oleh OG ini sebagian besar merupakan player muda dan baru.
Di pertandingan tersebut, OG sukses menyapu bersih kemenangan di dua game yang ada dengan skor kill yang sangat mencolok, yaitu 38-9 dan 43-14. Meski skor kill bukan segalanya, tetapi hal ini dirasa sudah cukup untuk menggambarkan dominasi OG di dua game tersebut.

Hal ini menjadi kejutan tersendiri karena ada banyak pihak yang cukup meragukan kekuatan OG Esports setelah ditinggal oleh semua bintangnya, seperti Ceb, Topson, dan N0tail. Di dalam tim, hanya Taiga dan Misha yang memiliki pengalaman panjang di scene kompetitif tertinggi Dota 2.
Berikut roster Dota 2 terbaru OG Esports di Divisi 1 DPC 2022 Eropa Barat:
(1) Artem “Yuragi” Golubiev (Team Unique)
(2) Bozhidar “biziem” Bogdanov (Creepwave)
(3) Ammar “Ammar The F” Assaf (Creepwave)
(4) Tommy “Taiga” Le (Team Liquid)
(5) Mikhail “Misha” Agatov (eks pelatih OG)
- Arteezy ungkap hero terbaiknya dan yang paling sering ia mainkan
- 3 pengumuman roster Dota 2 terbaik dan terkreatif jelang DPC 2022
Puppey akui Team Secret tak siap hadapi permainan OG Esports

Setelah meraih kemenangan 2-0 atas Alliance di pertandingan kedua pada Sabtu (4/12/2021), Puppey mendapat kesempatan wawancara dan dimintai tanggapannya mengenai kekalahan Team Secret atas OG Esports. Jawaban player asal Estonia tersebut pun cukup mengejutkan.
Puppey mengaku bahwa permainan OG Esports sangat mengerikan, meski di sisi lain ia mengakui bahwa Team Secret bermain buruk dan tak siap untuk menghadapi permainan Misha dkk.
“Saya dapat mengatakan bahwa OG adalah tim yang luar biasa dan kami tidak siap untuk menghadapi mereka. Saya tidak bisa berbicara apapun soal masa depan (kedua tim) karena saya sama sekali tidak tahu apa yang akan terjadi, tetapi saya dapat mengatakan bahwa dalam pertandingan tersebut, mereka cukup mengerikan,” ucap Puppey.
Di sisi lain, Puppey juga mengatakan bahwa dirinya juga sudah mulai cemas untuk menghadapi permainan menghadapi OG Esports sejak draft hero dilakukan.
“Saya sangat suka bagaimana cara mereka bermain dan pemahaman mereka tentang drafting yang benar-benar menakutkan. Di sisi lain, permainan kami juga sangat buruk, seperti yang dapat Anda lihat,” kata Puppey.
“Kami memilih Pudge untuk kesana-kemari tanpa melakukan apa-apa. Kami memilih Winter Wyvern untuk bermain offlane dan tidak dapat menemukan tempo permainan kami sendiri. Kami tidak mengerti dan tidak tahu apa yang harus kami lakukan untuk menang,” tuturnya.
Di sisi lain, Puppey juga mengaku bahwa kemenangan mereka atas Alliance di pertandingan kedua cukup melegakan bagi dirinya dan menilai bahwa Team Secret telah kembali ke jalur yang benar dalam bermain.
BACA JUGA: Menjadi teman bagi pemain adalah kunci Mushi dalam melatih BOOM Esports