2020 merupakan tahun yang gila bagi setiap penggemar Dota 2. Setelah pandemi COVID-19 menyebar luas, Valve memutuskan untuk menghentikan DPC (Dota Pro Circuit) dan menunda TI 10. Meskipun ada beberapa rumor tentang masa depan turnamen ini, tapi kita tidak tahu pasti apa yang akan terjadi nanti.
Terlepas dari semua masalah tadi, scene pub Dota 2 justru berkembang. Dikarenakan kebanyakan orang harus tinggal di rumah selama pandemi, jumlah pemain Dota 2 meroket. Maka dari itu, kami memutuskan untuk memberikan beberapa kiat yang dapat kalian gunakan agar bisa mendapatkan MMR sebanyak mungkin.
Terlepas dari rank apapun, setelah kalian mulai menerapkan hal-hal yang akan kami sebutkan di sini, kalian akan segera mulai menyadari bahwa mengejar MMR tidak sesulit yang dikira.
Selalu mencari tahu hero apa yang sedang berada di puncak meta
Hal pertama yang harus dilakukan setiap orang adalah memahami meta. Setiap patch Dota 2 kurang lebih memiliki dampak pada bagaimana permainan berjalan. Baik itu tentang push, farm, atau keduanya, kalian perlu tahu apa yang akan memberikan kalian keuntungan.
Ada banyak cara untuk mempelajari meta. Dalam kebanyakan kasus, orang memutuskan untuk menonton beberapa pro match atau atau melihat live streaming. Namun, ada hal-hal lain yang dapat kalian lakukan, seperti membaca artikel misalnya.
Setelah kalian mempelajari meta, cobalah untuk memeriksa hero terkuat di meta saat ini. Hal ini lebih mudah dilakukan karena ada banyak situs web yang memberikan informasi akurat dalam pemilihan hero.
Selama kalian yakin mampu menggunakan hero yang ada dalam meta, kalian harus mulai menggunakannya di setiap pertandingan. Tentu saja hal itu mungkin sedikit membosankan, tetapi ini adalah harga yang harus dibayar untuk mendapatkan MMR.
Cobalah untuk menjadi lawan yang menjengkelkan
Salah satu hal yang membedakan Dota 2 dari banyak game lainnya adalah pengalaman psikologis yang dialami setiap pemain. Mirip dengan MOBA lain, game ini tidak jauh dari orang yang mengamuk hingga akhirnya merusak pertandingan rekan setimnya.
Mungkin semua pemain Dota tidak mau mengalami kejadian seperti contoh kasus di atas, tapi kalian sebenarnya dapat memanfaatkan hal ini untuk meraup keuntungan. Ada banyak cara untuk menjadi lawan yang menjengkelkan seperti melakukan spam Chat Wheel atau bermain secara agresif, dan masih banyak kemungkinan-kemungkinan lain.
Setelah kalian berhasil membuat lawan kesal, mereka kemungkinan besar akan mulai bermain lebih buruk, yang berarti mereka bakal membuat banyak kesalahan. Dengan kata lain, kemenangan semakin mudah diraih.
- Jhocam berbagi lima tips untuk bisa memainkan Tusk seperti pemain pro
- Pro tips RR.Hustla agar handal bermain Clockwerk
Pilih item yang bisa memenangkan pertandingan
Mirip dengan tips pertama, dalam meta terdapat juga item yang kuat. Sebagian item akan sangat kuat di patch tertentu, namun ada juga item yang selalu bagus, terlepas apapun patch-nya.
Mungkin contoh terbaik dalam hal ini adalah item Shadow Blade. Ini adalah item yang memungkinkan hero menjadi tidak terlihat selama beberapa detik. Seperti yang bisa kalian bayangkan, item ini bisa menjadi penentu kemenangan jika kalian berada di kelas MMR menengah ke bawah. Dalam kelas MMR tersebut, biasanya lawan tidak akan membawa detection item seperti dust atau gem untuk mencari invisible hero.
Meskipun demikian, kalian harus berusaha untuk tetap memahami meta sebaik mungkin. Jadi, lakukan riset cepat lalu cari hero dan item terkuat saat ini.
Biasakan untuk menerapkan sikap positif dengan rekan satu tim
Yang satu ini sering dianggap remeh, padahal perilaku tersebut akan berdampak besar. Ramah pada rekan satu tim akan membuat komunikasi dan membuat taktik jadi lebih mudah.
Namun, bersikap ramah bisa saja tidak berjalan dengan baik, terutama jika kalian kewalahan menghadapi tekanan lawan. Akan selalu ada satu orang yang akan menjadi penghancur tim, tugas kalian adalah tidak membiarkan hal ini terjadi. Meskipun sulit, selama kalian bersikap positif terhadap rekan satu tim, peluang menang akan meningkat secara dramatis. Ini adalah sesuatu yang sering disarankan oleh pemain pro.
Bermain mengincar objektif, bukan mengejar kill
Hal terakhir yang perlu kami tunjukkan dalam ulasan ini adalah kalian harus fokus pada objektif. Kami paham bahwa berpartisipasi dalam team-fight dan mendapatkan kill itu keren. Namun, sejatinya bermain mengincar objektif akan membawa kalian pada kemenangan, terutama di tingkat MMR rendah.
Artinya, kalian harus selalu memprioritaskan push, bukan fight. Apalagi ketika tim kalian memiliki hero dengan kemampuan push yang bagus. Tidak akan sulit untuk menjatuhkan tower tier tiga jika tim musuh terus berkeliling dan melakukan fight tanpa tujuan yang jelas.
BACA JUGA: InYourdreaM beberkan kunci bermain Invoker
