Event Organizer Beyond the Summit sebagai penggagas turnamen Dota Summit 12, kini telah memastikan enam tim yang bakal ikut serta di dalam turnamen mereka tersebut melalui jalur undangan langsung. Keenam tim tersebut adalah Evil Geniuses, Fnatic, OG.Seed, Team Liquid, Thunder Predator, dan Cloud9.
Keenam tim tersebut bakal bersaing untuk menjadi yang terbaik dan membawa pulang bagian terbesar dari total hadiah senilai US$150.000 atau lebih dari Rp2 miliar. Turnamen ini akan digelar secara offline di Los Angeles, Amerika Serikat, pada 10-13 Maret 2020.
Bagi Evil Geniuses, Fnatic, dan Thunder Predator yang berhasil memastikan diri tampil di ESL One Los Angeles Major yang baru akan digelar pada 15 hingga 22 Maret 2020 itu, tentu akan menjadikan turnamen Dota Summit 12 ini sebagai pemanasan yang sangat berharga.
- Dota Summit 12 resmi digelar beberapa hari sebelum Los Angeles Major
- Dua pelatih tim Dota 2 mengecam format baru untuk DPC 2020-2021, terutama soal hadiah
Sementara bagi OG.Seed, Team Liquid, dan C9 yang tidak berhasil memenuhi syarat tampil di ESL One Los Angeles Major dan StarLadder ImbaTV Kyiv Minor, turnamen Dota Summit 12 ini juga bisa menjadi ajang persiapan bagi mereka menuju kualifikasi berikutnya di Dota Pro Circuit (DPC) 2019-2020, EPICENTER Major.
Khusus bagi Cloud9 yang baru saja mengubah susunan roster mereka dengan mendatangkan tiga pemain anyar seperti Jacky “EternaLEnVy” Mao, Jingjun “Sneyking” Wu, dan Marcus “Ace” Hoelgaard, bisa tampil di Dota Summit 12 ini merupakan kesempatan yang sangat berharga dan bakal mereka maksimalkan sebaik mungkin demi menyatukan tim dan memperbaiki performa mengecewakan mereka setelah gagal lolos dari kualifikasi terbuka region Asia Tenggara untuk ESL One Los Angeles Major.

Dota Summit 12 akan memiliki format round-robin di Group Stage-nya, di mana empat tim terbaik akan melangkah ke babak play-off, sementara dua terbawah akan gugur.
Di babak play-off akan menggunakan format double elimination brackets, di mana semua pertandingan digelar secara best-of-three (BO3), kecuali di laga grand final yang akan menggunakan best-of-five (BO5).
BACA JUGA: Valve perkenalkan sistem MMR Dota 2 yang baru
