Virtus.pro telah resmi menandatangani mantan kapten Natus Vincere Bakyt “Zayac” Emilzhanovto setelah memindahkan Egor “epileptick1d” Grigorenko dan Vitalie “Save-” Melnic ke daftar tidak aktif jelang kualifikasi ESL One Los Angeles Major.

Dalam sebuah video, CEO Natus Vincere Yevhen Zolotarov mengumumkan bahwa Na’Vi akan berpisah dengan Zayac dan menolak biaya transfer dari VP. Dia memilih untuk mengungkapkan informasi di balik layar pemindahan sang pemain dengan harapan dapat mencegah situasi serupa terjadi di masa depan.

“Saya pikir dalam hal ini lebih penting untuk menceritakan keseluruhan cerita daripada berkompromi dan tetap diam,” kata Zolotarov.



Zolotarov mengatakan dia berbicara dengan manajer tim Igor Sydorenko sehari sebelum Zayac menyatakan niatnya untuk meninggalkan tim. Pada saat itu, dia diberi tahu bahwa Na’Vi sedang mempersiapkan diri dengan baik untuk kualifikasi Major. Kemudian Zayac mengirim pesan kepada Zolotarov untuk meminta transfer ke VP. Permintaan itu mengejutkan CEO Na’Vi dan membuat seluruh tim kacau.

“Saya menerima pesan dari Bakyt yang tidak ditulis olehnya karena memiliki beberapa konteks hukum,” kata Zolotarov. “Inti pesannya berisi ‘Saya tidak memberi Anda pemberitahuan tertulis setelah menandatangani ekstensi. Kontrak kita tidak valid, oleh karena itu Saya berstatus free agent. Jika ada masalah, Anda bisa menuntut ke pengadilan.’”

Zolotarov langsung menghubungi Sergey Glamazda (CEO VP) setelah menerima surat itu. Pesan balasan dari VP mengatakan kontrak Zayac memiliki “area ambigu” yang dapat diartikan berbeda.

“Pasca gelaran The International, Bakyt ingin pergi ke Gambit (Esports) dan telah menerima undangan mereka,” kata Zolotarov. “Kami berusaha meyakinkan dia untuk tetap tinggal dan kami berhasil. Kami menerima syarat untuk memperpanjang kontrak semua pemain hingga akhir tahun 2020 dan menggandakan gaji mereka.”

Zolotarov mengatakan bahwa Na’Vi meminta para pemain untuk memberikan konfirmasi  secara tertulis tentang keputusan mereka pada akhir November. Menurut CEO Na’Vi, itu adalah bentuk pengawasan serius dari pihak klub, Zoloratov juga mengatakan bahwa ini adalah kejadian pertama kalinya dalam 10 tahun sejarah tim.

Pada akhirnya Zolotarov mengambil sikap dan memberi tahu Glamazda (CEO VP) bahwa Na’Vi tidak akan meminta biaya transfer karena tim melepaskan Zayac sebagai pemain free agent.

BACA JUGADua legenda Dota 2 SEA bekerjasama bentuk tim baru