Sebuah kabar mengejutkan muncul dari salah satu tim esports paling besar di Indonesia, EVOS. Mereka baru saja membebastugaskan divisi Dota 2 yang terbilang merupakan salah satu divisi terbaiknya.
Sejak dibentuk pada 2016, banyak prestasi kelas nasional dan internasional yang diraih tim Dota 2 EVOS. Mereka memang kerap bersaing dengan BOOM Esports di partai puncak dan sering menjadi runner-up. Tapi itu bukan alasan tim ini bisa dipandang sebelah mata.
Prestasi terbaik tim Dota 2 EVOS adalah ketika berhasil menjadi juara di turnamen minor ProDota Cup Southeast Asia tahun lalu. Mereka bahkan sempat tampil di ESL ONE Hamburg 2018, walau hanya finis di peringkat 11-12.
- Exp Up! Karena jago main game bukan satu-satunya tuntutan menjadi player pro
- MDL Chengdu Major: Roster baru EG dominasi babak kualifikasi
Turnamen terakhir yang diikuti EVOS bersama Matthew “Whitemon” Filemon, Indra “Vlaicu” Utama, Adit “Aville” Rosenda, dan Usep “Facehugger” Setiawan adalah ESL Indonesia Championship season 2 beberapa waktu lalu.
Pada turnamen tersebut EVOS berhasil melaju ke final, walau harus menyerah dari BOOM Esports 0-2.
Kepastian pembubaran tim Dota 2 EVOS diresmikan di akun Instagram EVOS Esports. Tak tahu alasan mengapa hal ini dilakukan, karena kembali tim Dota 2 EVOS adalah salah satu cabang unggulan di tim ini.
Masih tidak diketahui apakah EVOS menendang semua playernya dan akan merekrut player-player Dota 2 baru nantinya, atau memang membubarkan sementara.
BACA JUGA: Segala detail tentang ONE Dota 2 Singapore World Pro Invitational