Hengkangnya Danil “Dendi” Ishutin dari Natus Vintere sesaat sebelum The International 2019 cukup mengejutkan. Dendi adalah salah satu player dengan personalitas paling kental di ranah Dota 2. Ketiadaannya tentu membuat fans kehilangan.
Meski begitu, Dendi sepertinya tak akan berlama-lama vakum. Ia saat ini memang masih berstatus free agent. Alih-alih bergabung dengan sebuah tim yang sudah jadi, Dendi sepertinya akan memilih membuat tim sendiri.
Hal ini ia ungkapkan pada sebuah wawancara berbahasa Rusia. Dilansir VP Esports, Dendi ingin mulai membentuk organisasi esports untuk musim depan.
- Setelah 9 tahun, Dendi akhirnya meninggalkan Na’Vi
- Fnatic dan NaVi gugur, PSG.LGD jumpa Vici Gaming di semifinal UB
Situs untuk organisasinya yang bernama Dendi.pro memang sudah dibuat. Tapi belum ada kejelasan terkait tim Dendi. Pada wawancara yang ada Dendi mengatakan dia ingin memanfaatkan pengalaman dan pengetahuannya di Dota 2 dan siap untuk menjadi kapten tim.
Jika memang ingin menjadi kapten, ada hal yang dirasa harus dikorbankan Dendi, yakni role favoritnya. Seperti yang diketahui, Dendi adalah seorang midlaner. Dan sangat sulit seorang midlaner memimpin roster dalam permainan Dota 2.
Dendi menjelaskan bahwa prioritasnya tetap menjadi midlaner, tapi dia sangat terbuka untuk mengubah role menjadi support bukan carry, demi kebaikan tim.
Turnamen Major pertama di musim baru akan dihelat November nanti. Menarik menanti apakah Dendi dengan tim barunya sudah akan tampil di sana.
BACA JUGA: 9pasha resmi tinggalkan tim Dota 2 Virtus.pro menuju Na’Vi