Nigma memang tidak bisa ikut serta di turnamen Minor dan Major selanjutnya karena gagal lolos kualifikasi, namun salah satu pemainnya baru saja torehkan prestasi luar biasa.
W33 yang bergabung dengan KuroKy cs pada tahun 2019, baru saja tembus 10.000 MMR. Midlaner Nigma ini menjadi pemain keenam yang berhasil raih pencapaian tersebut. Sebelumnya sudah ada Abed, Arteezy, Ramzes, MidOne, dan yang terbaru adalah pemain asal Indonesia ‘Mikoto’.
- Cignal Ultra juarai Kualifikasi Terbuka Filipina untuk ONE Esports Dota 2 Jakarta Invitational
- InYourdreaM bersama T1 menangkan kualifikasi terbuka ONE Esports Jakarta Invitational
W33 merupakan pemain ketiga yang tembus 10.000 MMR setelah perubahan sistem Matchmaking Rangked Match pada bulan November 2017. Yang pertama adalah Abed kemudian baru-baru ini Mikoto menjadi yang kedua.
Rangkaian hasil buruk Nigma mulai bisa diatasi, terbukti dengan gelar WePlay! Tug of War yang mereka raih. Pada turnamen itu KuroKy dkk berhasil menang dalam pertandingan yang hampir mustahil dimenangkan kala jumpa salah satu tim terbaik saat ini, Team Secret.
Datang menggantikan favorit penggemar ‘MATUMBAMAN’, w33 selalu disalahkan atas rentetan hasil negatif Nigma. Dia selalu dikritik karena hanya menguasai sedikit hero, namun tayangan ‘True Sight’ teranyar memperlihatkan seluruh tim terlibat dalam proses drafting, bukan hanya keputusan satu orang.
Nigma tidak akan ikut berpartisipasi dalam turnamen Minor dan Major kali ini. Namun yang pasti Nigma tentu akan berusaha bangkit dan ikut bersaing di turnamen Dota Pro Circuit selanjutnya.
BACA JUGA: Segala hal yang perlu diketahui soal kualifikasi regional ONE Esports Dota 2 Jakarta Invitational
