Tim Dota 2 asal Cina, Invictus Gaming, berhasil menjuarai DOTA Summit 11 setelah di partai grand final berhasil mengalahkan Chaos Esports Club dengan skor 3-0 pada Senin (11/11/2019) pagi WIB.
Sepanjang DOTA Summit 11, Invictus Gaming yang berisikan para pemain Cina dan Malaysia itu tampil begitu mendominasi tanpa pernah terkalahkan.
Sejak pertandingan pertama di fase grup hingga play-off. Invictus Gaming tampil begitu luar biasa hingga berhasil lolos ke grand final setelah mengalahan Chaos Esports Club dengan skor 2-0 di final upper bracket.
Di partai grand final, Invictus Gaming kembali berjumpa Chaos Esports, tetapi mereka kembali menunjukkan performa terbaik dengan meraih kemenangan 3-0.
Pada game pertama, Invictus Gaming berhasil meraih kemenangan setelah Chaos Esports memiliki awal pertandingan yang kacau hingga pertandingan ini sudah berakhir dalam waktu 24 menit saja.
- R7 anggap Oura sebagai guru
- Bungkam Belletron di final, EVOS Ladies juara FGL Mobile Legends Minor Series
Sementara pada game kedua, Chaos sempat berusaha untuk menyamakan kedudukan setelah mampu memimpin pertandingan, tetapi pemain Invictus Gaming, Hu “Kaka” Liangzhi, bersama hero Mirana-nya memiliki peran penting dalam mendapatkan pickoff kunci yang membuka peluang timnya meraih kemenangan kedua.
Sementara pada game tiga, Chaos tampak bermain stabil bersama tiga core mereka, YawaR (menggunakan hero Lifestealer), Quinn (Outworld Devourer), dan SabeRLight- (Legion Commander). Sementara Invictus Gaming memilih formasi midgame yang kuat, di mana flyfly menggunakan Gyrocopter, Emo bersama Templar Assassin, dan JT- yang mengendalikan Leshrac.
Invictus Gaming mampu memimpin awal pertandingan gameketiga, tetapi Chaos mampu menjaga diri dalam bermain dengan mendapatkan beberapa kill krusial.
Meski demikian, Invictus Gaming mampu beberapa kali mengepung Chaos di markas sendiri sebelum benar-benar porak-poranda hingga wakil Cina itu berhasil memenangi turnamen Minor pertama pada Dota Pro Circuit (DPC) 2019-2020 itu.
Kemenangan ini membuat Invictus Gaming berhasil mendapatkan hadiah sebesar US$72.000 (sekitar Rp1 miliar), 140 DPC point, dan satu tempat di turnamen Major pertama pada DPC 2019-2020, MDL Chengdu Major.
Invictus Gaming pun menjadi tim Cina keempat yang tampil di MDL Chengdu Major setelah Vici Gaming, Team Aster, dan EHOME Esports.
BACA JUGA: Mindset Dota 2 punya pengaruh besar pada gameplay R7 di Mobile Legends