Nigma bertekad mengejar ketertinggalan setelah dikalahkan OG pada hari pertama ESL One Los Angeles.
Bertemu tim kuda hitam Cyber Legacy seharusnya menjadi pertandingan mudah bagi KuroKy cs, namun pada kenyataannya mereka harus bersusah payah sebelum meraih kemenangan tipis 2-1.
Nigma tampil meyakinkan di game pertama dengan last pick Ember Spirit untuk Miracle-, ia menjadi tumpuan tim dan menjadi MVP dengan KDA 24/3/18. Jajaran support juga tidak mau kalah berkontribusi, di mana KuroKy dan Mind_ContRoL sama-sama menyumbang lebih dari 30 assist.
Kalah telak 51-16, Cyber Legacy tidak tinggal diam. Tim yang baru dibentuk di awal tahun ini belajar dari kesalahan sebelumnya, pada game kedua mereka memilih hero yang kuat saat fase laning. Kombinasi Centaur Warrunner dan Earth Spirit mampu merepotkan lawan sehingga carry Razor bisa leluasa melakukan farming.
Pada fase early game kedua ini Nigma benar-benar tertekan di setiap lane sehingga membuat sebagian besar team-fight yang terjadi berakhir untuk keuntungan Cyber Legacy. Perlahan tapi pasti, tim yang diarsiteki ArsZeeq mampu mengahancurkan base Nigma dan menyeimbangkan kedudukan 1-1.
Game ketiga berjalan lebih sengit di mana kedua tim silih berganti melakukan serangan. Namun KuroKy muncul sebagai faktor pembeda di tengah kebuntuan, ia berhasil melakukan inisiasi brilian yang membuat Miracle dan w33 leluasa melancarkan serangan.
Pada akhirnya Cyber Legacy tidak mampu menahan damage dari kombinasi Rikimaru Outworld Devourer dan hanya bisa pasrah melihat base mereka dihancurkan.
Hasil pertandingan ini belum bisa membawa Nigma keluar dari papan bawah grup A, selanjutnya mereka akan berhadapan dengan Gambit Esports pada, Rabu (8-4).
BACA JUGA: Alliance resmi perkenalkan mantan pemain sebagai kapten baru tim
