Satu-satunya tim Dota 2 Indonesia yang tampil di babak kualifikasi tertutup DreamLeague Season 13: The Leipzig Major, BOOM Esports, harus menghadapi perjalanan terjal untuk bisa tampil di turnamen major kedua pada Dota Pro Circuit (DPC) 2019-2020 itu.
Hal ini terjadi setelah BOOM Esports gagal finis di posisi dua besar pada Grup B untuk lolos ke play-off babak kualifikasi tertutup region Asia Tenggara The Leipzig Major.
Sebenarnya BOOM Esports memiliki awal di Grup B seusai mampu meraih kemenangan atas SG Dragon (2-0) sebelum ditahan imbang Alpha x Hashtag (1-1). Namun setelah itu, Dreamocel dkk gagal meraih tambahan poin di dua laga terakhir.
- Oddiepedia: Player base Dota 2 menurun? Justru kualitas persaingan profesional meningkat
- Oddiepedia: Sikap yang jadi faktor kurangnya prestasi di tim Dota dari SEA
BOOM Esports gagal meraih kemenangan atau hasil imbang saat menghadapi Fnatic dan Cignal Ultra setelah mereka takluk 0-2 di kedua pertandingan tersebut. Kondisi ini membuat raihan poin mereka tidak beranjak dari angka tiga.
Alhasil, BOOM Esports pun harus puas finis di posisi ketiga klasemen dan gagal lolos ke babak play-off kualifikasi region Asia Tenggara untuk DreamLeague Season 13: The Leipzig Major.
Akan tetapi, setidaknya BOOM Esports masih memiliki peluang untuk tetap tampil di The Leipzig Major. Namun perjalanan panjang untuk merealisasikan hal tersebut kini telah membanteng.
Finis di posisi ketiga setelah menang atas SG Dragon di babak tiebracker membuat BOOM Esports dipastikan lolos ke babak kualifikasi tertutup WePlay! Bukovel Minor. Untuk bisa tampil di The Leipzig Major, mereka harus bisa lolos ke ajang tersebut dan menjuarainya.
BACA JUGA: Tencent ungkap sistem liga baru dan perkenalkan dua turnamen tertinggi PUBG Mobile untuk 2020